Suara.com - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Luhut Binsar Panjaitan membantah bahwa Presiden Joko Widodo di bawah tekanan partai politik pendukung Pemerintah dalam perombakan atau reshuffle kabinet jilid II. Bongkar pasang pembantu di kabinet kerja yang santer diberitakan itu hanya Presiden Jokowi yang tahu.
"Itu hak prerogatif Presiden, beliau tahu apa yang mau dilakukan. Saya sampaikan bahwa beliau tidak pernah terpengaruh atas desak-desakan dari luar. Kalau ada yang katakan partai ini menekan, partai itu menekan, beliau tak terpengaruh," kata Luhut kepada wartawan di kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (21/4/2016).
Menurut dia, Jokowi memiliki data-data lengkap mengenai kinerja para Menteri Kabinet dan Kepala Lembaga negara. Sebagai kepala negara Jokowi akan melakukan reshuffle berdasarkan kinerja para pembantunya sesuai data yang dipegang.
"Beliau punya data yang sangat lengkap dalam memutuskan sesuatu. Kita hormati saja keputusan Presiden nanti," ujar dia.
Namun Luhut pun tak mengetahui kapan Jokowi melakukan reshuffle kabinet tersebut. Serta siapa saja para pembantunya yang diganti. Sebelumnya berdasarkan informasi dilingkaran Istana, reshuffle akan dilakukan dalam waktu dekat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi
-
Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan
-
Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan
-
Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi
-
Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?