Suara.com - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H Laoly mengaku akan menindak tegas jika ada dugaan unsur pelanggaran sipir Lapas Banceuy, Bandung terkait tewas narapidana yang memicu kerusuhan di lapas tersebut pada Sabtu (24/4/2016) kemarin.
"Kalau memang adanya terlibat orang dalam, kita tindak," kata Yasonna usai menghadiri rapat koordinasi bidang kemaritiman PDIP, di Grand Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Minggu (24/4/2016).
Politikus PDIP itu mengaku bakal membela bawahannya apabila sudah bekerja dengan benar. Dia sendiri masih menyerahkan proses penyelidikan kasus kerusuhan Lapas Banceuy kepada pihak kepolisian setempat.
"Siapapun kalau mereka bertindak benar saya bela, kalau mereka tidak bertindak benar saya terdepan untuk menghukum mereka. Jadi kita serahkan ke polisi," kata Yasonna.
Terkait insiden kerusuhan di Lapas Banceuy, dia mengaku sudah beberapa kali mengimbau para petugas lapas untuk bekerja sesuai dengan norma hukum.
"Saya sudah sejak awal mengatakan jajaran jangan coba-coba bermain-main dengan cara-cara tidak benar melanggar hukum," katanya.
Siang ini, Menteri Yasonna akan mengumpulkan seluruh jajarannya untuk membahas insiden kerusuhan Lapas Banceuy hingga lapas itu ludes terbakar. Agenda pertemuan tersebut rencananya akan digelar di Kantor Kemenkumham, Jalan Rasuna Said pukul 14.00 WIB.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!