Suara.com - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly menyayangkan adanya insiden kerusuhan hingga aksi pembakaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banceuy, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (23/4/2016) pagi.
"Tadi pagi saya diberi tahu kok bisa rusuh di sini, apa penyebabnya, saya mau dengar," kata Yasonna saat meninjau langsung situasi Lapas Banceuy di Bandung, Sabtu.
Menteri meninjau langsung situasi Lapas Banceuy bersama Kepala Polda Jabar Irjen Pol Jodie Rooseto dan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Hadi Pasojo serta sejumlah pejabat Kemenkumham.
Menteri memeriksa langsung bangunan tembok bagian depan yang terbakar kemudian meninjau kondisi narapidana di dalam ruangan sel.
Yasonna juga melakukan dialog dengan sejumlah narapidana untuk mengetahui pemicu insiden kerusuhan dan kebakaran tersebut.
Menteri berharap persoalan yang terjadi di Lapas Banceuy itu dapat diusut tuntas oleh kepolisian.
Sementara itu, warga binaan yang berada dalam sel menjelaskan keluhannya kepada menteri.
Warga binaan Lapas Banceuy, Richard mengatakan kerusuhan itu dipicu karena kesalnya narapidana terhadap kebijakan Lapas Banceuy yang kurang adil.
"Di sini semua banyak kekecewaan yang menumpuk, salah satunya PP 99 dan PP 28, jadi, hak-hak remisi yang seharusnya keluar, namun tidak," katanya.
Situasi Lapas Banceuy terpantau aman terkendali dengan penjagaan ketat luar dan dalam oleh kepolisian dan TNI.
Material bangunan yang ludes terbakar sedang dibersihkan oleh petugas. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Langgar Kesepakatan, Lima Bangunan Liar di Jalur Subang-Bandung Disegel
-
Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?