Suara.com - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia menggelar teleconference dengan 200 Unit Pelaksana Teknis atau Kalapas Lembaga Pemasyarakatan dari 28 Kantor Wilayah (Kanwil) di Indonesia. Teleconference dilakukan secara tertutup.
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan, teleconference bertujuan untuk mengantisipasi agar tidak ada kejadian kerusuhan, seperti yang baru terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banceuy, Bandung.
"Jadi ini, kita mengantisipasi kejadian Lapas Banceuy, ada 200 UPT yang teleconfrence. Ada 28 kanwil yang kami punya dan 200 UPT itu yakni Kepala Lembaga Pemasyarakatan," ujar Yasonna usai melakukan teleconference dengan Kalapas di Direktorat Jenderal Kemenkumham, Jakarta, Selasa (26/4/2016).
Tak hanya itu, kata Yasonna, teleconference juga untuk mengevaluasi dan mengingatkan agar kejadian serupa seperti Lapas Banceuy tidak terulang. Dirinya meminta jika ada permasalahan di dalam Lapas, tidak menggunakan cara kekerasan.
"Ini khusus saya kembali ingatkan para jajaran unuk melakukan protap (prosedur tetap) secara baik, jangan melakukan kekerasan, operasi tetap dilakukan, tapi kalau ada reaksi, provokasi, tahan dulu," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, terjadi kerusuhan di Lapas Banceuy hingga gedung tersebut terbakar, Sabtu (25/4/2016). Insiden tersebut diduga dipicu oleh tewas salah seorang narapidana Undang Kosim.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Sidak Random! BGN Temukan Bangunan Tak Layak 'Mirip Goa' Jadi SPPG di Bandung Barat
-
Korban Tewas Serangan Israel ke Lebanon Bertambah Jadi 254 Orang
-
Teka-teki Pengganti Anwar Usman: Istana Kantongi Nama Calon Hakim MK, Siap Dilantik Pekan Ini!
-
Bahlil Mohon Maaf ke Kader Golkar Sering 'Slow Respons', Ngaku Kurang Tidur Akibat Geopolitik
-
Wapres AS JD Vance Sebut Iran Bodoh Jika Gagalkan Gencatan Senjata Gegara Lebanon
-
Dubes UEA: Konflik Iran Bukan Perang Agama, 85% Rudal Justru Sasar Negara Arab, Bukan Israel!
-
Donald Trump Minta Bagian dari Tarif Tol Kapal Selat Hormuz
-
Trump Sebut Lebanon Tak Termasuk Kesepakatan Gencatan Senjata, Timur Tengah Memanas
-
Trump Ungkap Keuntungan Iran Setuju Buka Selat Hormuz: Akan Banyak Duit yang Dihasilkan
-
Donald Trump Desak Pakistan Bujuk Iran Gencatan Senjata Demi Amankan Selat Hormuz dari Krisis Minyak