Seorang petugas pemadam kebakaran Pemerintah Kota Lhokseumawe, Aceh tewas terlindas mobil pemadam kebakaran saat berusaha memadamkan kebakaran yang menghanguskan enam rumah toko di Desa Beunot, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara, Senin (25/4/2016) malam.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Anang Tri Arsono kepada wartawan, Selasa (26/4/2016), mengatakan petugas pemadam kebakaran malang tersebut bernama Fazdar, tewas terlindas dengan kondisi luka berat di bagian kepala serta paha.
Anang mengatakan kronologis, awalnya Dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Aceh Utara, tiba di lokasi, menyusul kemudian mobil pemadam kebakaran dari PT PIM.
Selanjutnya, saat terakhir, datang lagi bantuan armada pemadam kebakaran milik Pemko Lhokseumawe, pada saat kedatangan mobil pemadam kebakaran milik Kota Lhokseumawe, api sudah padam, sehingga dianggap terlambat dan memicu kemarahan sebagian warga dilokasi kebakaran tersebut.
"Melihat kondisi itu, petugas pemadam dari Lhokseumawe, berupaya berbalik arah untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan dari warga setempat," katanya.
Namun tanpa diketahui oleh sopirnya, salah seorang petugas pemadam itu sudah menurunkan selang air dari atas mobil untuk memadamkan api, sehingga tertarik dari selang air yang mengakibatkan petugas itu terjatuh ke bawah dan tergilas dengan mobil mereka sendiri.
Kapolres Lhokseumawe itu membantah, bahwa insiden yang merengut nyawa salah seorang petugas pemadam kebakaran milik Pemkot Lhokseumawe akibat bentrok dengan warga karena keterlambatan sampai di lokasi.
"Intinya tidak ada kaitannya dengan warga setempat, pihak petugas pemadam hanya kepanikan ketika melihat sebagian warga yang tampak emosi, akan tetapi tidak sampai terjadi insiden yang berarti," pungkasnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Menggugat Pendekatan Reaktif Pemerintah Atasi Karhutla
-
Miris! Potret Upacara HUT RI di Tengah Kepungan Karhutla Sumsel
-
Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?
-
Bahaya Maut Di Balik Karhutla, Ketika Asap Bisa Jadi Mesin Pembunuh Diam-diam
-
Kebakaran Bromo Masih Meluas, Lalai Bukan Alasan Lolos dari Jerat Hukum
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Awas Macet! Jalur Transjakarta Gatsu Berlaku Mix Traffic hingga November 2026
-
5 Sunscreen Korea SPF 50 untuk Base Makeup Harian, Bebas Efek Abu-Abu!
-
Tuntut Pelunasan Hak Pekerja Trans Jogja, KSBSI Desak Dishub DIY dan PT AMI Buka Ruang Mediasi
-
Keker ke Langit di Tengah Demo Mahasiswa, Sosok Diduga Intel Bawa Drone Jammer Berharga Fantastis
-
Desil Tak Sesuai? Warga Bisa Sanggah Lewat Aplikasi Cek Bansos
-
Bendera Bulan Bintang Berkibar di Aceh, Akademisi Soroti Rekonsiliasi yang Belum Tuntas
-
Serangan Balik Febrie Adriansyah, Minta 74 Kg Emas dan Uang Tunai Dikembalikan
-
Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Resmi Gabung Klub Bundesliga, Bakal Main di FIFA ASEAN Cup?
-
Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Bubar Sambil Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus
-
Subsidi Motor Listrik Berlaku September 2026