Suara.com - Pelatih kepala Golden State Warriors, Steve Kerr, terpilih sebagai Pelatih Terbaik NBA 2015/16. Pengumuman ini disampaikan pihak NBA, Selasa (26/4/2016) waktu setempat, setelah mendapat 64 suara dari total 130 pemilik suara.
Kerr sempat absen panjang selama 43 laga awal Warriors musim ini lantaran menjalani operasi komplikasi punggung. Posisinya sempat digantikan asistennya, Luke Walton. Pelatih berusia 50 tahun itu baru kembali menangani Stephen Curry dan kawan-kawan pada Januari lalu.
Musim ini, di bawah kepelatihannya, Warriors mencetak sejarah baru dengan jadi tim yang memiliki statistik terbaik dalam kompetisi reguler. Tercatat, Warriors menang 73 kali dan hanya kalah sembilan kali.
Catatan ini meggeser rekor sebelumnya yang dipegang Chicago Bulls di musim 1995/96 yang ketika itu diperkuat mega bintangnya, Michael Jordan; 72 kali menang-10 kali kalah.
Penghargaan yang diterima Kerr menjadikannya pelatih ketiga Warriors yang pernah mendapat anugerah serupa. Pertama adalah Alex Hannum di musim 1963/64, disusul berikutnya 28 tahun kemudian oleh Don Nelson; 1991/92.
"Steve layak mendapatkan penghargaan ini. Steve bukan layak meraih penghargaan ini karena telah membawa Warriors memenangi 73 laga musim ini. Tapi, dia layak mendapatkannya karena kerja kerasnya setiap hari," tutur Manajer Umum Warriors, Bob Myers.
"Ketika kami mengangkatnya sebagai pelatih kepala, banyak orang mengatakan, 'Kalian menemukan pelatih yang luar biasa,' dan ternyata itu benar. Saya berharap Steve bisa selama mungkin bersama kami," pungkas Myers.
Sementara itu, dari lanjutan babak pertama playoff wilayah timur, Toronto Raptors membuka peluang ke semifinal usai menundukkan Indiana Pacers, 102-99, Selasa malam waktu setempat atau Rabu pagi WIB.
Raptors yang sempat tertinggal 13 poin di akhir kuarter ketiga, 77-90, tampil menggila di kuarter terakhir. Mereka langsung melesat membukukan poin 15-2 yang akhirnya membuat skor jadi imbang 92-92.
Raptors yang sudah menemukan kepercayaan diri akhirnya menutup pertandingan dengan keunggulan satu setengah bola, sekaligus membuat kedudukan sementara jadi 3-2 untuk keunggulan mereka. Game keenam akan berlangsung di kandang Pacers, Jumat (29/4/2016).
Di pertandingan lainnya, Atlanta Hawks menang 110-83 atas tamunya Boston Celtics. Kemenangan ini membuat Hawks unggul sementara 3-2 dalam pertandingan yang menganut sistem "best-of-seven". Game keenam pertandingan akan digelar, Kamis (28/4/2016). (NBA/ESPN)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
Terkini
-
BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Lebat dan Angin Kencang Jabodetabek, Cek Rinciannya di Sini
-
Siswa SD yang Bunuh Diri di NTT Diduga Sempat Dimintai Uang Sekolah, Komisi X DPR: Pelanggaran Hukum
-
Warga Keluhkan TransJakarta Sering Telat, Pramono Anung Targetkan 10 Ribu Armada di 2029
-
Tragis! 5 Fakta Kasus KDRT Suami Bakar Istri di Padang Lawas Utara, Korban Disiram 1,5 Liter Bensin
-
Wali Kota Semarang Dorong UMKM Lokal Naik Kelas Lewat Produk Craft
-
6 Fakta Penemuan Ribuan Potongan Uang di Bekasi: Dari Lahan Milik Warga hingga Penelusuran BI
-
Respons Cepat Kemensos, Bantuan dan Dapur Umum Disiapkan untuk Korban Bencana di Tegal
-
Untar Hormati Keputusan Keluarga Lexi Valleno Havlenda, Tegaskan Komitmen Penyelesaian
-
Polisi Ungkap Pola Pelaku Tawuran di Jakarta: Saling Tantang di Medsos hingga Konsumsi Obat Keras
-
Fakta Baru! Siswa SMP Pelaku Molotov di Kalbar Satu Komunitas dengan Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta