Suara.com - Setelah mendeklarasikan organisasi masyarakat buruh bernama Rumah Rakyat Indonesia dan Organisasi Rakyat Indonesia, ribuan buruh menikmati konser musik yang dipersembahkan grup band GIGI dan Marjinal di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (1/5/2016).
Dalam konser tadi, grup band yang beranggotakan Armand Maulana (vokal), Thomas (bass), dan Hendi (drum), dan Dewa Budjana (gitar), mempersembahkan sepuluh buah lagu.
Lagu yang dinyanyikan, antara lain berjudul Kau Tetap Milikku, Nusa Damai, Nyanyian Dharma, Gitarku, dan Samsara.
Ribuan buruh dari berbagai serikat pekerja terlihat menikmati musik GIGI.
Buruh juga menikmati lagu-lagu yang dibawakan Marjinal. Terutama yang berjudul Marsinah.
Usai konser, sekitar pukul 17.10 WIB, buruh secara bertahap meninggalkan stadion. Mereka menuju ke kendaraan masing-masing di tempat parkir.
Sebagian buruh terlihat masih mengantri untuk minta tandatangan personil Gigi dan Marjinal di bagian kaos. Sebagian lagi mengajak selfie.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
PSI Incar Jawa Tengah Jadi Kandang Gajah, Hasto PDIP Kasih Respons Santai, Begini Katanya
-
Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Politik Adalah Alat Pengabdian, Bukan Sekadar Kejar Jabatan
-
Megawati Dorong Politik Berbasis Kearifan Lokal: Peradaban Diukur dari Cara Menghormati Bumi
-
Instruksi Tegas Megawati di HUT ke-53 PDIP: Kader Wajib Jaga Alam, Hingga Lawan Keserakahan
-
Kritik Keras Regulasi Karpet Merah Konsesi, Megawati: Itu Pemicu Bencana Ekologis di Sumatra
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Krisis Iklim Adalah Ancaman Nyata, Generasi Muda Paling Dirugikan
-
Megawati Kecam Intervensi AS di Venezuela: Ini Imperialisme Modern!
-
Rocky Gerung Ngaku Girang Hadir di HUT ke-53 PDIP, Puji Pidato Megawati: Jernih, Tulus, dan Berani
-
BGN Ancam Suspend Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene, Target Nol Keracunan 2026