Suara.com - Para buruh dari berbagai serikat pekerja sekarang berkumpul di sekitar Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, untuk memperingati Hari Buruh Internasional.
Sebelumnya, mereka aksi di sejumlah tempat, seperti di depan gedung DPR dan depan Istana Merdeka.
Menurut pantauan Suara.com, sekitar pukul 15.30 WIB, sebelum orasi, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia Said Iqbal mengajak buruh untuk memanjatkan doa untuk mantan Menteri Tenaga Kerja Jacob Nuwawea dan Sebastian Manuputty. Sebastian merupakan buruh buruh PT. Alam Tirta Segar di kawasan industri MM 2100 Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang bakar diri dan melompat di Stadion Gelora Bung Karno pada perayaan May Day tahun 2015. Sebastian dikenal sebagai aktivis yang memperjuangkan hak-hak buruh.
"Sebelum memulai, mari kita berdoa sejenak untuk almarhum Sebastian, almarhum ayahanda kita Jacob Nuwawea dan para pejuang buruh yang meninggal karena telah berjuang menyuarakan kesejahteraan buruh," kata Said Iqbal.
Said Iqbal menambahkan perayaan May Day bukan sebagai festival atau ajang kumpul dan bergembira, tetapi untuk memperjuangkan nasib buruh menjadi lebih baik lagi.
Iqbal pun mengajak para buruh untuk menolak kebijakan pemerintah mereklamasi dan menggusur pemukiman penduduk.
"Ayo buruh kita berjuang bersama-sama agar empat tuntutan kita aksi May Day fokus melawan kebijakan pemerintah yang masih belum berpihak kepada buruh yaitu masih rendahnya daya beli buruh dan minimnya kesejahteraan buruh serta makin tingginya kesenjangan pendapatan yang ditunjukkan dengan angka gini ratio 0,42," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar