Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya bakal melakukan rekayasa arus lalu lintas pada arus mudik libur panjang tanggal 5-8 Mei 2016. Sebanyak 2 ribu polisi lalu lintas akan dikerahkan di ruas-ruas jalan sepanjang jalur mudik libur panjang.
"2000-an personel dikerahkan untuk lalu lintas. Belum dengan yang lain karena biasanya ada Sabhara, Satpol PP dan lain-lain," kata Kepala Sub Bidang Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Budianto saat dikonfirmasi, Selasa (3/4/2016).
Menurutnya apabila terjadi antrian kendaraan di gerbang tol, maka pihaknya akan membantu petugas tol dalam proses pengambilan karcis untuk pengemudi kendaraan.
"Cara bertindak petugas membantu memperlancar proses transaksi pada gerbang transaksi, buka tutup Rest Area dan menurunkan tim urai," kata dia.
Budiyanto juga mengatakan pihaknya juga akan memberlakukan buka-tutup dan contra flow jika terjadi kepadatan volume kendaraan roda empat di sepanjang jalur keluar gerbang tol.
"Melakukan contra flow dan melakukan buka tutup exit tol," katanya.
Budiyanto juga mengatakan petugas juga akan memberlakukan pengalihan arus kendaraan menuju jalan arteri untuk mengantisipasi membludaknya jumlah kendaraan di ruas tol.
"Pengalihan arus kendaraan dari jalan tol ke ruas jalur arteri," katanya.
Lebih lanjut, Budiyanto menambahkan pemantauan arus mudik pada libur panjang akan dilakukan pada Rabu (4/5/2016) besok.
"Penempatan petugas akan inzert mulai tanggal 4 Mei 2016 siang hari untuk pemantauan dan melakukan kegiatan-kegiatan penjagaan, pengaturan dan lain-lain," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
KPK Usul Capres Harus dari Kader Partai, Golkar: Ideal, Tapi Jangan Tutup Pintu untuk Figur di Luar
-
Rudy Masud Didemo di Kaltim, Sekjen Golkar Ingatkan Kader: Peka ke Rakyat, Hindari Gaya Hidup Mewah
-
Cara Mudah Membuat Nama dari Your Name In Landsat NASA Secara Gratis
-
Ukraina Terancam Krisis Senjata Akibat Amerika Serikat Terlalu Fokus Urus Perang Iran
-
Amerika Serikat Kirim Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah, Tekan Iran Percepat Negosiasi Damai
-
Italia Ganti Patung Yesus yang Dirusak Tentara Israel di Lebanon
-
Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil