Polda Metro Jaya bakal melakukan pengamanan arus lalu lintas terkait libur panjang hari raya Isra Mi'raj dan kenaikan Isa Al Masih pada hari Kamis dan Jumat besok.
"Memang itu salah satu juga yang telah disampaikan dalam agenda rapat salah satunya kemacetan di tahun lalu termasuk libur panjang demikian salah satu penyebab kemacetan yang parah," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono, Selasa (3/5/2016)
Dikatakan Awi, pihak kepolisian juga telah melakukan pemetaan di titik-titik lokasi kemacetan. Titik-titik rawan kemacetan tersebut, kata dia diantaranya jalur pintu tol Karang Tengah, kawasan yang menuju tol Jagorawi, tol Cikampek, kawasan jalan tol Jakara Outer Ring Road (JORR).
"Ada titik-titik penyumbang kemacetan itu mulai arus dari Karang Tengah, kemudian tol dalam kota, kemudian tol masuk Jagorawi, kemudian cikampek dan JORR itu adalah penyumbang arus kemacetan," kata dia.
Dikatalan Awi, ada sebanyak 6295 personel yang nantinya akan diterjunkan untuk mengatur lalulintas pada libur panjang.
Lebih lanjut, Awi juga mengatakan pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Polda Banten dan Polda Jawa Barat untuk mengantisipasi kemacetan di kawasan jalan di perbatasan Jakarta.
"Sehingga mungkin kalau dari Karang Tengah juga ada penyumbangan volume kendaraan yang besar menuju Tol Dalam Kota di Jakarta ini tentunya di dalam kota juga akan mengantisipasi khususnya di perbatasan," kata dia.
Awi menambahkan jika pelaksanaan pengamanan arus lalulintas di hari libur panjang akan dilalukan pada Rabu (4/5/2016) besok.
"Kalai antisipasi yang jelas dengan menyampaikan ini kan sosialisasi, minimal masyarakat tahu bahwa tanggal 5-8 libur panjang, kita tanggal 4 sudah mulai lakukan pengamanan kemudian yang kedua daerah-daerah rawan ini salah satu untuk mengantisipasi," kata Awi.
Berita Terkait
-
Skema Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir May Day 2026 di Kawasan Monas
-
Warga Bintaro-Ciledug Wajib Cek! Ada Rekayasa Lalu Lintas Besar-besaran Imbas Proyek Pipa
-
Klaim Pemerintah Strategi One Way Berhasil Tekan Kepadatan Kendaran saat Mudik
-
Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng
-
Pakai Absensi 'Real Time', ASN DKI Tak Bisa Tipu-tipu WFH Jumat Jadi Long Weekend
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang