Suara.com - Politisi Partai Golkar, Aziz Syamsudin, resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua Umum Partai Golkar. Hari ini, Aziz datang bersama rombongannya, sambil membawa sejumlah berkas persyaratan pendaftaran.
"Yang dipersyaratkan seperti visi-misi, kartu anggota, sertifikat pendidikan kader, laporan pajak, dan laporan kekayaan, sudah saya bawa. Hanya saja untuk SKCK dan hasil laboratorium cek kesehatan, baru bisa diambil besok," kata Aziz di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Selasa (3/5/2016).
Aziz pun menyatakan siap maju menjadi Ketua Umum Partai Golkar dan siap untuk mengembalikan kebesaran dan kejayaan partai berlambang beringin tersebut.
"Saya niatkan pendaftaran ini untuk mengabdikan diri demi kebesaran dan kejayaan Golkar," kata anggota Komisi III DPR RI ini.
Sekretaris Fraksi Golkar di DPR ini sempat ditanyakan soal kesiapannya memberikan uang sumbangan pendaftaran sebesar Rp1 miliar. Menurutnya, uang tersebut tidak menjadi masalah. Menurutnya pula, uang tersebut sudah dia persiapkan sejak dia duduk di DPR selama tiga periode.
"Itu relatif. Kalau kita lakukan persiapan dari jauh, tentu tidak kecil. Jumlah ini tidak terlalu besar untuk kejayaan Golkar," kata dia.
Untuk diketahui, Aziz adalah orang pertama yang resmi mendaftarkan diri menjadi bakal calon ketua umum. Sejauh ini, ada 10 nama yang muncul dan disebut akan menjadi calom Ketum. Selain Aziz, ada nama Ade Komarudin, Airlangga Hartarto, Hutomo Mandala Putra, Indra Bambang Utoyo, Mahyudin, Priyo Budi Santoso, Setya Novanto, Syahrul Yasin Limpo, serta Wati Amir.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara