Suara.com - Mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tanjung berharap pelaksanaan Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golkar di Bali pertengahan bulan Mei 2016 menjadi momentum kebangkitan partai berlambang pohon beringin.
"Harapan saya sebagai senior, sebagai juga pimpinan partai, dewan pertimbangan, harapan saya munas ini kita jadikan momentum untuk bangkitkan kembali Partai Golkar," kata Akbar di kantor Akbar Tanjung Institute, Liga Mas Indah, Jalan Pancoran Indah Raya, Jakarta Selatan, selasa (3/5/2016).
Dia mengatakan Partai Golkar telah memiliki pengalaman sangat panjang dalam sistem kepartaian di Indonesia, termasuk menjadi peserta pemilu awal pemerintahan Presiden Soeharto.
"Partai yang punya pengalaman panjang, termasuk salah satu partai yang ikut pemilu sejak awal Orde Baru, tahun 1971 dan ikut pemilu sejak reformasi," tutur Akbar.
Dengan pengalaman panjang tersebut, Akbar berharap pada munaslub yang akan diselenggarakan tanggal 15-17 Mei 2016 akan memunculkan kepemimpinan baru yaitu pemimpin yang bisa menjaga eksistensi partai.
"Tentu saja pengalaman yang panjang ini membutuhkan kepemimpinan yang baru, yang diharapkan menjadi penerus bahkan mampu merespon dinamika perubahan," kata Akbar.
"Agar partai ini tetap eksis dan kuat serta mampu memberikan kontribusi yang berguna bagi rakyat bangsa dan negara," Akbar menambahkan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara