Suara.com - Ketua Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia Marlo Sitompul menilai saat ini belum ada satupun tokoh yang berhasrat maju ke bursa pilkada periode 2017-2022 yang memiliki komitmen kuat untuk memperjuangkan nasib warga miskin di Jakarta.
"Kalau saya lihat belum ada ya, saya lihat tidak ada sense, program, yang berani secara tegas bahwa penggusuran bukan solusi untuk membenahi Kota Jakarta dan saya tidak melihat komitmen-komitmen cagub yang ada dengan konsep yang mereka miliki," kata Marlo yang menjadi Ketua Panitia Pelaksana Kongres Rakyat Lawan Penggusuran yang berlangsung di kolong tol Ir. Wiyoto Wiyono, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (15/5/2016).
Menurut Marlo nama-nama tokoh yang mengikuti penjaringan calon gubernur dan wakil gubernur lewat partai politik belum ada yang layak dipercaya dapat melindungi warga miskin dari kebijakan penggusuran.
"Meski PDIP sudah melakukan konvensi, Gerindra sudah menentukan, seperti haji Lulung juga udah maju dari PPP. Sampai sekarang saya melihat tidak ada yang meyakinkan melakukan penyelesaian problem-problem perkotaan khususnya warga miskin," katanya.
Ketika ditanya pendapatnya tentang Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra yang juga berhasrat menjadi DKI 1, Marlo mengaku tidak berani menanggapi lebih jauh.
"Kita jangan ngomong Yusril, kan banyak calon," kata dia. "Saya nggak berani komen kalau soal Yusril, saya cuma ngomong semua calon. Semua belum terlihat mau menyelesaikan persoalan-persoalan kemiskinan dan permasalahan perkotaan."
Yusril merupakan pengacara yang mendampingi warga Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara, dalam menghapi rencana penggusuran. Yusril pula yang mendampingi warga Bidara Cina ketika memangkan gugatan di PTUN melawan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Warga miskin Jakarta yang pemukimannya pernah ditertibkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menggugat Presiden Joko Widodo dan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Jokowi digugat karena pernah menjadi gubernur Jakarta.
"Ya warga (sepakat) menggugat class action Presiden dan Ahok. Kami akan terus melakukan perlawanan, penggusuran itu bukan jalan keluar," kata Ketua Panitia Pelaksana Kongres Rakyat Lawan Penggusuran, Marlo Sitompul, di kolong tol Ir. Wiyoto Wiyono, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (15/5/2016).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan