Suara.com - Sebanyak 14 DPD tingkat I dari total 33 DPD memberikan dukungan kepada Setya Novanto sebagai calon ketua umum Golkar periode 2016-2022. Dukungan mereka disampaikan dalam sidang dengan agenda pandangan umum atas laporan pertanggungjawaban Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie di arena sidang Musyawarah Nasional Luar Biasa yang berlangsung Bali Nusa Dua Convention Center, Bali, Senin (16/5/2016).
"Kami Nusa Tenggara Barat, telah bermusyawarah dan memberi berbagai pertimbangan. Kami mendukung Setya Novanto," kata Ketua DPD I NTB Muhammad Suhairi.
Ke 14 DPD tingkat I pendukung Novanto berasal dari Banten, Jambi, NTB, Kepulauan Riau, NTT, Bali, Kalimantan Utara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, Bangka Belitung, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara dan Gorontalo. Satu ormas sayap Golkar, MKGR, juga ikut menyatakan dukungan kepada Novanto.
Tetapi dari belasan DPD I itu, ada sebagian DPD I yang tidak mendapat dukungan penuh dari DPD tingkat II, di antaranya, Banten, Bangka Belitung, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, dan Papua Barat.
Untuk Banten, DPD II Cilegon menyatakan tidak mendukung Novanto. Dari Sulawesi Utara ada 13 DPD II yang mendukung Novanto, tiga lainnya mendukung Ade Komarudin.
Bursa calon ketua umum diikuti delapan kandidat, yaitu Ade Komarudin, Airlangga Hartarto, Mahyudin, Priyo Budi Santoso, Aziz Syamsuddin, Syahrul Yasin Limpo, dan Indra Bambang Utoyo, dan Novanto.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
Terkini
-
Tensi Panas Iran-AS: Prabowo Gerilya Hubungi Para Pemimpin Negara Teluk
-
Skenario Evakuasi 15 WNI di Iran: Rute Jalur Darat 10 Jam ke Azerbaijan
-
BPJS Kesehatan Tegaskan Layanan JKN Sudah Sesuai Prinsip Syariah
-
Iran Hancurkan Stasiun CIA di Arab Saudi
-
Menlu Sugiono Jawab Desakan Publik Agar Indonesia Keluar dari Board of Peace
-
Prabowo Jadi Mediator? RI Mulai Jalin Komunikasi Rahasia dengan Iran dan Amerika Serikat
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi AS, Indonesia Tetap Tawarkan Diri Jadi Mediator
-
Junaedi Saibih Divonis Bebas dalam Kasus Suap Vonis Korupsi Ekspor CPO
-
Tinggalkan Istana Usai Pertemuan: AHY Antar SBY, Gibran Satu Mobil Bareng Jokowi
-
Benarkah Gaji Nakes Jakarta Mandek 10 Tahun? Ini Duduk Perkaranya