Suara.com - Saat ini muncul wacana perpanjangan jabatan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti. Badrodin sendiri akan memasuki masa pensiun pada akhir bulan Juli.
Wakil Ketua DPR dari Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon tak memasalahkan perpanjangan jabatan kapolri. Menurutnya, kepemimpinan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti berhasil memperkuat kesatuan di tubuh kepolisian.
"Saya pribadi melihat tidak ada masalah dengan hal ini kepemimpinan pak Badrodin cukup kondusif di Polri dan bisa membawa satu konsolidasi juga di tubuh Kepolisian Republik Indonesia," ujar Fadli di gedung DPR, Jakarta, Selasa (17/5/2016).
"Saya pribadi harusnya diperpanjang. Iklim kondusif yang ada di kepolisian yang ada sekarang bisa diteruskan sehingga lebih konsolidatif. Saya kira pak Badrodin termasuk pimpinan yang akomodatif," Fadli menambahkan.
Tetapi, Fadli menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada Presiden Joko Widodo.
"Kalau saya melihat ini, terserah kepada Presiden untuk mengambil suatu sikap atau keputusan, tapi waktunya sangat mepet. Kalau memang perlu diperpanjang Silakan presiden ambil keputusan perpanjang," kata Fadli.
"Masalahnya, sekarang ini sudah masuk pertengahan Mei. Waktunya tinggal dua bulan. Biasanya kan kalau mau ada pergantian jauh-jauh hari, antara tiga sampai tujuh bulan sebelum masa pensiun," Fadli menambahkan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban
-
Nyawa Melayang karena Rp10 Ribu, Cak Imin Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Jadi 'Cambuk'
-
Nama Gubernur Khofifah Muncul di Sidang Korupsi Dana Hibah, Akan Jadi Saksi Besok