Suara.com - Tim Thomas Indonesia tak ingin lengah kala kembali dipertemukan dengan Hongkong di perempat final Piala Thomas 2016 di Kunshan, Cina, Kamis (19/5/2016) siang waktu setempat.
Hongkong yang pernah ditundukkan Indonesia di penyisihan Grup B dengan skor 5-0 di luar dugaan lolos ke 8 Besar, menyingkirkan Thailand, dengan keluar sebagai runner-up grup.
Pada pertandingan melawan tim Thomas Indonesia yang lalu pun, Hongkong memberikan perlawanan sengit dan hampir semua partai berakhir dengan adu setting.
Tommy Sugiarto yang menang dua game langsung atas tunggal andalan Hong Kong, Ng Ka Long Angus, sempat tertinggal di game kedua akibat kewalahan mengatasi serangan Ng yang terkenal tajam.
Di sektor ganda, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang turun di partai kedua, juga mendapat perlawanan sengit dari Or Chin Chung/Tang Chun Man. Pasangan Indonesia mesti waspada dengan permainan cepat Or/Tang.
Secara keseluruhan, tim Indonesia lebih berpeluang untuk memenangkan pertandingan, dengan catatan, tak boleh terlena dengan kemenangan di penyisihan.
"Optimis boleh, karena kami pernah mengalahkan Hongkong di penyisihan. Tetapi ingat, tidak boleh terlalu percaya diri," kata Manajer Tim Thomas dan Uber Indonesia, Rexy Mainaky. "Sebaiknya jangan terbebani juga karena Indonesia sudah pernah mengalahkan Hong Kong sebelumnya." (PBSI)
Susunan Pemain Tim Thomas Indonesia vs Hong Kong
Partai 1: Tommy Sugiarto vs Ng Ka Long Angus
Partai 2: Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan vs Or Chin Chung/Tang Chun Man
Partai 3: Jonatan Christie vs Hu Yun
Partai 4: Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi vs Law Cheuk Him/Yeung Shing Choi
Partai 5: Ihsan Maulana Mustofa vs Wei Nan
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Balai TNGM Catat 60 Pendaki Ilegal Gunung Merapi dalam Setahun, Haus Validasi-FOMO Jadi Pemicu
-
Nasib Juri LCC MPR Kalbar Usai Viral: Dinonaktifkan, Kini Dibidik Sanksi Berat
-
Babak Baru Korupsi DJKA: KPK Telusuri Aliran Dana dari Sudewo ke Eks Staf Ahli Menhub
-
LCC MPR Diulang, Gibran Beri Tips Debat ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral
-
Asyik Main Game dan Merokok Saat Rapat, Anggota DPRD Jember Disidang Gerindra Besok
-
Tuding MPR Hanya Ingin Selamatkan Citra, FSGI: Anak Bakal Jadi Korban Jika Final LCC Kalbar Diulang
-
Bisik-bisik Trump Saat Salaman Erat dengan Xi Jinping, Pakar Etika Bilang Begini
-
Hantavirus Strain Andes Bisa Menular Antar Manusia, Tapi Harus Kontak Erat dan Lama
-
Pesan Xi Jinping Saat Bertemu Donald Trump, Singgung Hubungan China dan AS
-
Dinkes DKI Ungkap Penyebab Keracunan 252 Siswa Usai Santap MBG di 3 SDN Kawasan Cakung