Suara.com - Pesawat EgyptAir MS804 hilang dua menit setelah keluar dari wilayah udara Yunani, Kamis (19/5/2016) dini hari, demikian disampaikan kepala Departemen Penerbangan Sipil Yunani Kostas Litzerakis kepada Reuters.
Menurut Kostas, petugas pengatur lalu lintas udara Yunani sempat berbicara dengan pilot EgyptAir saat pesawat melintas di atas Pulau Kea. Pembicaraan tersebut diyakini sebagai komunikasi terakhir dengan pesawat.
"Pilot sama sekali tidak menyebutkan adanya masalah," kata Kostas.
Kostas menambahkan, pesawat itu keluar dari wilayah udara Yunani pada pukul 3.27 dini hari waktu setempat dan masuk wilayah udara Kairo. Dua menit kemudian pesawat tersebut hilang dari radar Yunani.
Pilot dari pesawat EgyptAir nomor penerbangan MS804 rute Paris-Kairo yang hilang kontak di atas Laut Mediterania sudah mengantongo 6.275 jam terbang, di mana 2.101 jam diantaranya menerbangkan Airbus A320. Informasi tersebut disampaikan pihak maskapai EgyptAir lewat akun resmi situs microblogging Twitternya, Kamis (19/5/2016).
"Patut diketahui bahwa pilot pesawat (EgyptAir MS804) sudah mengantongi 6.275 jam terbang termasuk 2.101 jam terbang pada Airbus 320," kicau akun @EGYPTAIR.
Sementara itu, juga menurut EgyptAir, kopilot pesawat sudah mengantongi 2.766 jam terbang.
Sebelumnya diberitakan, pesawat jenis Airbus 320 itu tinggal landas dari bandara internasional Charles De Gaulle, Prancis pukul 11.09 malam waktu setempat pada Rabu (18/5/2016) malam. Pesawat ini dikabarkan hilang setelah 3 jam, 40 menit mengudara.
Pesawat diperkirakan hilang sekitar 10 mil dari wilayah udara Mesir di atas laut mediterania, atau sekitar 20 menit sebelum dijadwalkan mendarat di Kairo.
Pesawat ini dijadwalkan mendarat pukul 3.05 AM waktu lokal. Pesawat ini mengangkut 56 penumpang, termasuk 10 orang kru, dua bayi dan seorang anak.
"(Pesawat) itu tak mendarat. Hanya ini yang bisa kami sampaikan," kata seorang staf bendara Prancis seperti dikutip laman Dailymail.
Tag
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
Terkini
-
Polisi Ciduk 2 Pelaku Pembunuhan Mutilasi di Bekasi, Ternyata Rekan Kerja Korban
-
Dua Motor Raib dan Rekan Kerja Menghilang, Teka-teki Pembunuhan Sadis di Kios Ayam Bekasi
-
Militer Iran: Tentara Amerika Serikat Bakal Jadi Makanan Hiu di Teluk Persia
-
Iran Bikin Zionis Israel Boncos! Tembak Jatuh 5 Drone Rp169 Miliar
-
Usai Libur Lebaran, Jatinegara Macet Parah hingga Arah Tebet-Kuningan
-
Sebut Kemenlu Tak Punya Taji, Pengamat UGM Kritik Lemahnya Posisi Tawar RI di Selat Hormuz
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Iran Serang Zona Industri Israel, Ciptakan 'Kiamat' Kimia di Beersheba
-
Geger! Bos Ayam Geprek di Bekasi Temukan Jasad Karyawan Terbungkus Plastik dalam Freezer
-
Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS