- Kementerian Sosial menuai kritik publik terkait pengadaan barang bernilai miliaran rupiah dalam program Sekolah Rakyat melalui Inaproc.
- Daftar pengadaan mencakup sepatu, mesin cuci, kompor, serta bingkai foto presiden dan wakil presiden dengan total biaya fantastis.
- Publik mempertanyakan transparansi dan urgensi penggunaan anggaran negara untuk perlengkapan non-pendidikan pada program bantuan bagi masyarakat miskin.
Suara.com - Program Sekolah Rakyat yang dijalankan Kementerian Sosial kembali menjadi sorotan. Setelah muncul pengadaan sepatu senilai Rp700 ribu per pasang, kini terkuak pengadaan mesin cuci hingga kompor bernilai miliaran rupiah.
Polemik terus meluas setelah muncul daftar pengadaan lain dengan nilai fantastis. Mulai dari mesin cuci, kompor, hingga bingkai foto presiden dan wakil presiden tercatat masuk dalam paket pengadaan program Sekolah Rakyat melalui sistem Inaproc.
Di tengah upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat miskin, sejumlah belanja negara untuk kebutuhan penunjang sekolah justru memicu pertanyaan publik.
Berikut daftar beberapa pengadaan Sekolah Rakyat dengan nilai fantastis:
1. Pengadaan Sepatu dan Kaus Kaki Sekolah Rakyat
Pengadaan sepatu dan kaus kaki menjadi salah satu belanja program Sekolah Rakyat yang paling banyak disorot publik. Dalam data pengadaan yang ramai diperbincangkan, harga sepatu disebut mencapai sekitar Rp700 ribu per pasang.
Nilai tersebut memicu perhatian masyarakat karena dianggap cukup tinggi untuk kebutuhan perlengkapan siswa sekolah berbasis bantuan sosial. Pengadaan sepatu dan kaus kaki itu juga disebut memiliki total nilai mencapai puluhan miliar rupiah.
Polemik muncul karena publik mempertanyakan rincian spesifikasi barang, kualitas produk, hingga urgensi penganggaran dalam jumlah besar.
Sejumlah pihak juga menilai penggunaan anggaran negara perlu dilakukan secara efisien dan transparan, terutama untuk program pendidikan masyarakat miskin.
2. Pengadaan Mesin Cuci Rp2,9 Miliar
Berdasarkan data dalam situs pengadaan nasional atau Inaproc, Kementerian Sosial melakukan pengadaan mesin cuci yang dibagi ke dalam enam paket berbeda. Total nilai pengadaan mesin cuci itu mencapai Rp2.922.269.644.
Baca Juga: Tinjau Sekolah Rakyat, Ketum Karang Taruna Budisatrio Djiwandono Motivasi Siswa
Dalam data tersebut, sebagian paket pengadaan berstatus completed atau selesai. Sementara beberapa paket lain masih dalam proses kontrak dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).
3. Pengadaan Kompor Rp4,2 Miliar
Selain mesin cuci, pengadaan kompor juga tercatat memiliki nilai yang besar. Dalam data Inaproc, total pengadaan kompor mencapai Rp4.296.866.405.
Pengadaan kompor tersebut dipecah menjadi 14 paket berbeda. Status paket pengadaan juga beragam, mulai dari selesai, proses kontrak dengan PPK, hingga tahap pengiriman dan penerimaan barang.
Besarnya nilai pengadaan kompor memunculkan perhatian publik karena dilakukan dalam jumlah besar menggunakan anggaran negara. Hingga kini, rincian spesifikasi barang yang dibeli belum dijelaskan secara detail kepada publik.
4. Pengadaan Bingkai Foto Presiden dan Wakil Presiden Rp4,14 Miliar
Sorotan lain muncul dari pengadaan bingkai foto presiden dan wakil presiden untuk Sekolah Rakyat. Berdasarkan dokumen realisasi pengadaan barang dan jasa yang dipublikasikan Inaproc, total pengadaan tersebut mencapai Rp4,14 miliar.
Terdapat empat paket pengadaan foto bingkai presiden dan wakil presiden yang tercatat dalam dokumen tersebut. Tiga paket berasal dari anggaran tahun 2025, sedangkan satu paket lainnya menggunakan anggaran tahun 2026.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur
-
Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan
-
Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa
-
Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe
-
Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II
-
81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun
-
DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association
-
Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur