Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok meresmikan dua Ruang Publik Terpadu (RPTRA) yakni RPTRA Karang Anyar dan Pintu Air, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat.
Dalam sambutannya, Ahok mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menargetkan 200 RPTRA pada tahun 2017. RPTRA akan dibangun di setiap Rukun Warga.
"Tiap RW nanti harus ada RPTRA, jadi tahun depan akan ada 200 RPTRA. Sementara kita baru bisa membangun 131 RPTRA hingga akhir tahun ini,"ujar Ahok dalam peresmian RPTRA Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta, Selasa (24/5/2016).
Lebih lanjut Ahok menuturkan setiap jumlah 2.500 penduduk di DKI harus dilayani sebuah RPTRA.
"Idealnya 2.500 penduduk ada satu RPTRA. Angka tersebut hampir setara dengan jumlah penduduk satu RPTRA,"ucapnya.
Kata Ahok, untuk memenuhi program RPTRA, dia meminta seluruh Walikota untuk mencari lahan dalam membangun RPTRA.
"Nanti setiap Wali kota bisa membeli lahan dari warga yang bersedia menjual lahannya," imbuh Ahok.
Oleh karena itu, dengan adanya RPTRA dirinya meminta para warga memanfaatkan RPTRA yang dibangun oleh CSR (Corporate sosial Responsibility) PT Agung Podomoro Land.
"Kita harap RPTRA ini , bisa menjadi tempatnya kumpul-kumpul warga pagi sampai sore. Dengan begitu saling kenal untuk berbagi apa yang dibutuhkan,"ungkapnya.
Usai menyampaikan sambutan, Ahok meninjau dua RPTRA yakni RPTRA Pintu Air dan RPTRA Karang Anyar.
Berita Terkait
-
Taman Bendera Pusaka, Alternatif Wisata Keluarga di Jantung Ibu Kota
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Jakarta Baru Punya 5,31 Persen Ruang Terbuka Hijau: Mengapa Warga Turun Tangan Kawal Taman Kota?
-
KLHK Soroti Pentingnya Ruang Terbuka Hijau, Kini Jadi Kebutuhan Dasar Hunian
-
Ayah Bunga Zainal Meninggal, Ahok Kirim Karangan Bunga Duka Cita
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Negara Eropa Bersatu untuk Venezuela, Kirim Banyak Bantuan Termasuk Pesawat Angkut A400M
-
Buntut Viral di Medsos, Kawasan Senopati Kena 'Sikat' Petugas: Mobil Mewah Ikut Kena Angkut!
-
Geger Siswa SD Demo Dukung MBG, Saat Hak Anak Dirampas Demi 'Syahwat' Orang Dewasa
-
Update Gempa Venezuela, Korban Tewas Tembus 164 Orang
-
Tiga Manajer KDMP dan KNMP Meninggal di Latsarmil! DPR Desak Evaluasi Total Latihan Fisik
-
Skandal Suap dan Gratifikasi Rp2,5 Miliar! Ketua dan Wakil PN Depok Segera Disidang di Bandung
-
Rekayasa Lalu Lintas Bundaran HI 27 Juni, Cek Rute Alternatif dan Kantong Parkir HUT Jakarta
-
Penderita TBC Bakal Terima MBG? Begini Penjelasan Menkes
-
'Kalau Cemas Mending Berbenah!' PSI Semprot Balik PDIP Soal Dukungan Prabowo-Gibran Dua Periode
-
Prabowo Sentil Penolak MBG, Pakar Pertanyakan Apakah Betul Menyasar Anak Kelaparan?