Suara.com - Polresta Bekasi Kota di Provinsi Jawa Barat menangani kasus pengeroyokan seorang lelaki tanpa identitas hingga tewas karena diduga mencuri di sebuah perusahaan ekspedisi Kelurahan Bintara Kecamatan Bekasi Barat, Sabtu (28/5/2016) pagi.
"Kejadiannya berlangsung sekitar pukul 04.00 WIB di Expedisi Kartika Cargo Jalan Malaka Baru RT02/RW01 Bintara," kata Kasubag Humas Polresta Bekasi Kota Iptu Evi Fatna, di Bekasi.
Kronologi kejadian bermula saat saksi Surya yang merupakan petugas keamanan perusahaan melihat pelaku masuk ke dalam kantor melalui pagar yang ditutup terpal. Aksi mencurigakan itu membuat saksi mengajak sejumlah rekannya menghampiri pelaku untuk menanyakan maksud kedatangannya ke perusahaan itu dengan menyelinap melalui terpal.
"Lalu saksi memberitahukan kepada karyawan yang tinggal di lokasi tersebut, selanjutnya korban ditanya oleh salah satu saksi, ada keperluan apa malam-malam masuk ke lokasi ini," katanya lagi.
Menurut Evi, korban tidak menjawab pertanyaan itu dan justru memilih kabur dengan berlari kencang, sehingga dikejar massa dan dikeroyok.
"Pada saat akan dibawa ke kantor RW, pelaku sudah meninggal dunia," katanya pula.
Korban pengeroyokan itu diduga adalah pelaku pencurian dengan ciri berjenis kelamin laki-laki tanpa identitas dan umur kira-kira 30 tahun. Kepolisian Sektor Bekasi Barat telah membawa jasad korban ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk visum dan autopsi.
"Kasus itu masih ditangani Polsek Bekasi Barat dengan memeriksa para saksi di lokasi kejadian," katanya pula. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?