Suara.com - Teman Ahok merupakan komunitas yang selama ini giat menggalang dukungan buat Ahok. Mereka menghimpun formulir dan fotokopi KTP warga Jakarta untuk tiket Ahok mendaftar ke KPUD DKI Jakarta menjadi calon gubernur independen bersama Heru Budi Hartono.
Setiap hari, posko pusat Teman Ahok berada di Graha Pejaten, nomor 3, Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, tak pernah sepi dari warga yang menyerahkan formulir dan fotokopi KTP sebagai tanda dukungan. Sebagian warga lagi, menyerahkan dukungan lewat posko Teman Ahok yang tersebar di seantero Jakarta, umumnya di mal.
Sampai hari ini, mereka sudah berhasil menghimpun sebanyak 900.282 fotokopi KTP warga Jakarta, belum termasuk tambahan hari ini. Mereka memasang target bulan Juli nanti mendapatkan satu juta fotokopi.
Jumlah fotokopi yang sudah terkumpul sebenarnya sudah melebihi syarat yang ditetapkan KPUD DKI Jakarta yang hanya 530 ribu fotokopi lembar.
Pencapaian relawan Teman Ahok mengingatkan I Gusti Putu Artha pada janji Ketua Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra Habiburokhman. Habiburokhman pernah berjanji akan terjun dari tugu Monumen Nasional kalau relawan pendukung Ahok bisa mencapai satu juta fotokopi KTP.
"Juni nanti, kita lihat pertunjukan orang terjun dari Monas. Juni ini, kami minta orang yang namanya Habiburokhman itu naik ke Monas," kata I Gusti Putu Artha yang merupakan mantan anggota KPU.
I Gusti Putu Artha yang sekarang terlibat di relawan Teman Ahok yakin relawan dapat mengumpulkan satu juta fotokopi KTP bulan depan. Relawan tinggal menambah sekitar 99.718 lembar fotokopi.
Beberapa waktu setelah mendengar janji Habiburokhman, Ahok tertawa.
"Terjun aja. Yah mudah-mudahan (Teman Ahok berhasil)," kata Ahok di kantor DPP Hanura, Jakarta, Sabtu (26/3/2016).
Ahok ketika itu sampai mengatakan akan menyiapkan mobil ambulans di lokasi kalau Habiburokhman benar-benar mau melakukannya.
"Kami akan siapkan ambulance buat dia," kata Ahok sambil tertawa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
-
Jokowi Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi Mantan Menag Yaqut: Saya Tidak Pernah Perintahkan Korupsi!
Terkini
-
KPK Bongkar Alur Jual Beli Kuota Haji Khusus: Siapa 'Main' di Balik 20.000 Kuota Tambahan?
-
Wakasatgas PRR Pascabencana Dorong Akselerasi Pembangunan Huntara Tiga Kabupaten di Sumatera Utara
-
Usut Kasus Bupati Sudewo, KPK Bakal Telusuri Dugaan Pemerasan Calon Perangkat Desa di Wilayah Lain
-
Ketika Korban Kekerasan Seksual Memilih Diam dan Tak Melapor, Sejauh Mana Negara Berpihak?
-
Polisi Tangkap 10 Remaja Pelaku Tawuran Maut di Jakarta Barat, Korban Tewas Bacok
-
Investigasi Ungkap 'State Capture Corruption' Industri Rokok, Eks Pejabat Jadi Komisaris
-
Kemenkes dan Polri Peringatkan Bahaya Whip Pink atau Gas N2O: Bisa Sebabkan Kematian
-
Musim Hujan Makin Panjang, IDAI Ingatkan Orang Tua Jangan Paksa Anak Sakit ke Sekolah
-
Nama Jokowi Diseret dalam Kasus Kuota Haji Gus Yaqut, PSI Kasih Pembelaan
-
Dasco Ungkap Alasan Gerindra Belum Putuskan Ambang Batas Parlemen: Ini Soal Partisipasi Rakyat