Suara.com - Upacara pemakaman almarhum legenda tinju dunia, Muhammad Ali, akan digelar pada hari Jumat, 10 Juni mendatang. Pihak keluarga mengizinkan "semua kalangan" untuk menghadiri pemakaman di kampung halaman Ali, Louisville, Kentucky, Amerika Serikat.
Sejak saat ini, berbagai persiapan tengah dilakukan. Pemakaman akan dihadiri oleh mantan Presiden AS Bill Clinton yang rencananya akan menyampaikan eulogi. Selain itu, komedian ternama Bill Crystal dan jurnalis olah raga Bryant Gumbel, juga diharapkan hadir untuk memberikan sambutan.
Sang legenda tinju menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 74 tahun hari Jumat lalu setelah mengalami sepsis. Lelaki asal Kentucky tersebut menjadi salah satu sosok paling terkenal dan disegani di seluruh dunia berkat prestasinya yang luar biasa di atas ring. Ali juga menarik perhatian khalayak karena menjadi mualaf dan pernah menolak wajib militer untuk perang di Vietnam.
"Saya tidak perlu menjadi apa yang anda inginkan," kata Ali pada tahun 1964. "Saya bebas untuk menjadi siapapun yang saya mau," ujarnya seperti dikutip New York Post.
Semenjak penyakit Parkinson menyerang dirinya, Ali makin giat di kegiatan kemanusiaan, termasuk menggelar pertemuan dengan Saddam Hussein pada tahun 1990 yang kemudian disusul dengan pembebasan 15 sandera Amerika.
"Ali tidak akan pernah mati," kata promotor tinju ternama Don King. "Seperti Martin Luther King, jiwanya akan tetap hidup, dan ia berjuang bagi dunia," ujar King.
Tiga puluh tahun lamanya Ali berjuang melawan penyakit yang merenggut kemampuannya bicara dan keseimbangannya tersebut. Ali dirawat di sebuah rumah sakit di Phoenix pekan lalu sampai menghembuskan napas terahirnya pada Jumat malam pukul 9.10 waktu Arizona.
Bendera di Louisville dikibarkan setengah siang pada Sabtu. Namun, seluruh dunia juga ikut berkabung, termasuk para mantan presiden dan raja dari berbagai tempat.
"Saya pernah memberikan Ali Medali Kebebasan Presiden pada tahun 2005 dan bertanya-tanya bagaimana dia bisa melalui berbagai pertarungan," kata mantan Presiden AS George Bush. "Itu pasti karena jiwanya yang kuat".
Raja Yordania, Abdullah II, menyebut Ali sebagai juara besar yang mempersatukan, menembus batas dan negara-negara.
Di Britania Raya, 28 ribu orang nenandatangani sebuah petisi online untuk mendukung pemberian gelar ksatria kepada Ali oleh kerajaan. (News.com.au)
Tag
Berita Terkait
-
TNI AL Siapkan Pangkalan untuk Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Target Tiba Sebelum HUT TNI
-
Kasih Uang Saweran ke Anak Mulan Jameela, Sikap Maia Estianty Disorot
-
KSAL: Puluhan Marinir Tertimbun Longsor Cisarua Sedang Jalani Latihan Pengamanan Perbatasan
-
KSAL Benarkan 23 Personel Marinir Tertimbun Longsor Cisarua, 4 Orang Meninggal Dunia
-
Kabar Bahagia, Kartika Putri Umumkan Kelahiran Putra Bernama Muhammad Ali
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Donald Trump Ingin Venezuela Jadi Negara Bagian AS, Preisden Delcy Rodriguez Buka Suara
-
7 Fakta Penemuan 11 Bayi di Sleman, Berawal dari Kecurigaan Warga hingga Biaya Penitipan Rp 50 Ribu
-
Donald Trump Pertimbangkan Kembali Operasi Militer di Timur Tengah
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Pemalsuan Gelar Akademis
-
6 Fakta Video Dua WNI Ngaku Dijadikan 'Budak' dan Layani 450 Pria di Arab Saudi
-
Petugas Damkar Masih Lakukan Pendinginan di Lokasi Kebakaran Pergudangan Miami Kalideres
-
Progres MRT Fase 2A Sudah Separuh Jalan, Pramono Targetkan Tersambung hingga Kota Tua pada 2029
-
Rupiah Anjlok ke Rp17.500, Puan Maharani Ingatkan Pemerintah: Jangan Sampai Indonesia Terpuruk!
-
Waktu Makin Mepet, Puan Buka Suara Soal Arah Pembahasan RUU Pemilu
-
Saya Jaga Rel Sejak SMP, Kisah Anak Kampung yang Besar di Perlintasan Liar