Suara.com - Polda Metro Jaya masih menyelidiki ribuan telepon genggam (ponsel) berbagai merek yang disita dari dua mobil box Mitsubisi dan Isuzu di pintu keluar tol, Slipi Jaya, Jakarta Barat, Selasa (7/6/2016) kemarin.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono mengatatakan polisi sudah memeriksa tiga orang yang sempat diamankan. Ketiganya, yakni sopir Mitsubisi, Nuryasin, sopir Isuzu Ali Priyanto, dan seorang kernet bernama Parmuji hanya merupakan pekerja di perusahaan jasa pengantaran barang atau ekspedisi.
"Sampai tadi malam kita sudah melakukan pengecekan bahwasanya kendaraan box termasuk krunya cuma sebagai petugas ekspedisi yang bertugas mengantarkan barang itu ke tempat yang sesuai order," kata Awi di Polda Metro Jaya, Rabu (8/6/2016)
Saat ini pihaknya tengah memanggil pihak yang memesan ribuan telepon genggam tersebut.
"Jadi terkait dengan kepemilikan tentunya akan kita dalami, kita panggil pemiliknya termasuk dokumennya jadi proses sedang berlangsung," kata Awi.
Lebih lanjut, Awi mengaku belum bisa menyimpulkan unsur dugaan pidana terkait barang-barang yang diduga penggelapan pajak tersebut.
"Jadi kita belum bisa menentukan pidana atau bukan sambil menunggu data-data kelengkapan yang kita panggil dari pemiliknya," kata dia.
Dikatakan Awi, pihaknya juga akan mendalami ribuan telepon genggam tersebut apakah barang-barang resmi atau ilegal.
"Makanya nanti kita dalami, karena itu tadi dia hanya membawa surat-surat dari ekspedisi, kita tunggu pemiliknya bahwasanya barang-barang itu legal atau ilegal," katanya.
Sebelumnya, pihak kepolisian telah mengamankan dua mobil box di Jakarta Barat lantaran diduga membawa barang-barang yang terindikasi kasus penggelapan pajak mencapai belasan miliar rupiah.
Adapun barang bukti yang disita dari mobil box Isuzu yakni 1 valet berisi ponsel xiaomi Mi 4i 16GB dengan berat perkiraan 1 ton, 1 valet berisi ponsel Iphone 5 dengan perkiraan berat 1 ton, 1 valet berisi ponsel xiaomi redmi 2 pro dengan perkiraan berat 1 ton dan 1 kardus Iphone 6S dengan total berisi 5.000 buah.
Kemudian barang bukti yang diamankan dari mobil box Mitsubisi yakni diantaranya 1 valet batangan Iphone 5S diperkiraan berat 1 ton, 1 valet ponsel xiaomi Mi3 dengan perkiraan berat 1 ton, 1 valet Sporster Titan FXS dengan perkiraan berat 1 ton dengan total 5.000 buah ponsel.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Gempa Beruntun M 5,5 Guncang Karatung dan Melonguane Sulawesi Utara
-
Gunung Semeru Lima Kali Erupsi Hari Ini, PVMBG Ungkap Lima Titik Waspada
-
Gus Ipul Ajak ASN Kemensos Turun Ground Check DTSEN
-
Kisah Dokter Diaspora Terobos Sekat Birokrasi demi Misi Kemanusiaan di Sumatra
-
Sarmuji Luruskan Fatsun Politik Fraksi Golkar: Bukan Larang Kritik Prabowo-Gibran, Tapi Ada Etikanya
-
Respons Keluhan Warga, Kemensos Libatkan YLKI Awasi Penonaktifan BPJS PBI
-
Niat Gasak HP ASN di Tengah Gemerlap Imlek di Bundaran HI, Pria Paruh Baya Diciduk
-
Geledah Rumah di Ciputat, KPK Sita Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar Terkait Kasus Bea Cukai
-
Ancaman Bagi Koruptor! Gibran Ingin Aset Hasil Judol Hingga Korupsi Disita, Apa Kata Pukat UGM?
-
Penumpang LRT Jabodebek Usul Penambahan Gerbong Khusus Wanita Guna Cegah Pelecehan