Suara.com - Pengamat kepolisian Hermawan Sulistyo mengatakan Presiden Joko Widodo memiliki hak untuk mengesampingkan nama-nama calon kapolri yang disodorkan Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi dan Komisi Kepolisian Nasional, lalu memilih di luar itu.
"Semua (nama calon kapolri) bisa saja buang ke laut saja, emang kenapa? Itu, kan semua usulan karena kewenangan wanjakti juga usul," kata Hermawan dalam diskusi bertema Mencari Sosok Kapolri: Senayan vs Istana di kantor PARA Syndicate di Jalan Wijaya Timur III, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (10/6/2016).
Hermawan menambahkan Presiden Jokowi juga memiliki kewenangan untuk memperpanjang jabatan Jenderal Badrodin Haiti yang sebenarnya akan pensiun bulan Juli.
Menurut Hermawan wanjakti dan kompolnas hanya bertugas memberikan masukan setelah mereka meneliti rekam jejak para kandidat.
"Kompolnas sebatas memberikan semua pertimbangan calon kapolri, ke Presiden termasuk pemberhentian dan pengangkatan kapolri," ujar Hermawan.
Begitu juga dengan DPR, lembaga ii sebatas memberikan persetujuan mengenai calon kapolri yang dipilih Presiden.
"Semua itu di tangan Presiden, pastinya biarkan nanti beliau yang tentukan semua," ujar Hernawan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi
-
Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan
-
Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan
-
Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi
-
Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?