Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono mengatakan penjagaan kemungkinan akan dilakukan selama 24 jam terkait penerapan sterilisasi jalur TransJakarta. Hal ini untuk mengantisipasi masih adanya pelanggaran yang dilakukan para pengendara.
"Mengevaluasi itu terkait (penjagaan) pagi sore atau langsung 1x24 jam kalau itukan teknis ya," kata Awi di Polda Metro Jaya, Selasa (14/6/2016)
Menurutnya penjagaan tersebut akan dilakukan secara bergantian dan diserahkan kepada Direktur Lalu lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Samsul Bahri.
"Aplusan anggota ini kan perlu juga karena kita satu jam dua jam anggota sudah pegel juga itu berdiri di jalan, aplusan itu direktur lalu lintas lah yang mengevaluasi itu," katanya.
Namun, Awi meminta Pemprov DKI Jakarta mempercepat pemasangan separator dan palang pintu di sepanjang jalur busway. Pasalnya, kata Awi, hal itu memudahkan anggota di lapangan mengawasi pengedaran yang berani menerobos jalur busway.
"Karena kalau nanti sudah separator-nya ada, kemudian palang pintunya ada, tentunya juga memudahkan pengawasan kita. Tidak perlu banyak anggota. Yang jadi masalah kan masih ada di koridor 3, 7, 8, 10, 11 dan 12 ini masih belum efektif karena sarana dan prasarananya kan belum lengkap," kata dia.
Berita Terkait
-
Polisi Pamerkan 201 Molotov dan Puluhan Sajam Sitaan dari Kelompok Anarko
-
Antisipasi Sajam dan Molotov! Polisi Periksa Acak Massa Demo DPR
-
Kelompok Anarko Coba Tunggangi Demo DPR, Manfaatkan Isu RUU Perampasan Aset
-
Jelang Demo DPR, 65 Orang Diciduk Bawa 7 Jeriken Bensin hingga Ratusan Botol Molotov
-
Polda Metro Jaya Minta Massa Demo 27 Agustus Besok Tak Rusak Fasilitas Umum
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali