- DPRD DKI Jakarta menyoroti sistem antrean digital Program Pangan Bersubsidi yang dikelola Pasar Jaya belum optimal.
- Anggota dewan mendesak Pemprov DKI Jakarta mengevaluasi dan menambah kuota pangan murah seiring keluhan warga.
- Diusulkan adanya jalur distribusi luring untuk lansia serta pemerataan sasaran menjelang bulan Ramadan.
Suara.com - Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Ade Suherman, menyoroti sengkarut sistem antrean digital Program Pangan Bersubsidi yang banyak dikeluhkan masyarakat.
Sistem distribusi berbasis antrean digital yang dikelola Perumda Pasar Jaya dinilai belum optimal melayani ratusan ribu keluarga penerima manfaat (KPM).
Ia mengaku sering menerima aduan warga yang kesulitan mendapatkan akses terhadap pangan murah tersebut.
Banyak juga yang mengeluhkan kuota distribusi kerap ludes dalam hitungan menit sehingga banyak penerima manfaat gagal bertransaksi.
"Kalau sistem antreannya sulit diakses dan kuotanya cepat habis, maka tujuan keadilan sosialnya tidak tercapai,” ujar Ade, mengutip laman resmi DPRD DKI Jakarta, Selasa (24/2/2026).
Ade menekankan bahwa program ini sangat krusial untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Ia mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera mengevaluasi dan menambah kuota distribusi sesuai kebutuhan riil di setiap wilayah.
Selain itu, Ade menyarankan adanya jalur alternatif secara luring bagi masyarakat lanjut usia yang tidak melek teknologi.
"Negara harus hadir mempermudah, bukan mempersulit," tegasnya.
Baca Juga: Tabrakan Koridor 13, DPRD DKI Tak Terima Alasan Sopir Mengantuk: Direksi Transjakarta Akan Dipanggil
Senada dengan Ade, Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Nasdiyanto juga mendorong penambahan kuota pangan murah menjelang bulan Ramadan.
Menurutnya, pasar murah sangat dibutuhkan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk menghadapi peningkatan kebutuhan rumah tangga.
"Agar lebih banyak masyarakat yang terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan," ujar Nasdiyanto.
Nasdiyanto berharap, distribusi pasar murah dilakukan secara merata dan tepat sasaran agar manfaatnya langsung menyentuh warga yang membutuhkan.
"Distribusi harus diperhatikan dengan baik," tutur Nasdiyanto.
Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga pangan sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat selama bulan suci.
"Diharapkan masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadan dengan lebih tenang, dan kebutuhan pokok tetap terpenuhi," pungkas Nasdiyanto.
Berita Terkait
-
Tabrakan Koridor 13, DPRD DKI Tak Terima Alasan Sopir Mengantuk: Direksi Transjakarta Akan Dipanggil
-
Sidak Proyek Flyover Latumenten, DPRD DKI Soroti Penyempitan Lajur Picu Macet Parah
-
Kalideres Makin Semrawut, Rencana Pembangunan Krematorium Picu Protes Warga Hingga Disorot DPRD DKI
-
Link Daftar Mudik Gratis DKI Jakarta 2026 dan Syarat Lengkapnya: Dibuka Besok, Siap War Tiket
-
Lapangan Padel Dikeluhkan Warga Jakarta, Pramono Anung Sikat Lapangan yang Bermasalah
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Megawati dan Gereja Katedral Ikut Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal
-
Banyak Nonmuslim Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal
-
Penampakan Sapi Jumbo Presiden Prabowo dan Wapres Gibran di Masjid Istiqlal
-
Fadli Zon soal Prabowo di Prancis Saat Iduladha: Tak Harus Selalu di Indonesia
-
Permenhut 6/2026 Dinilai Buka Jalan Proyek Karbon Perhutanan Sosial Masuk Pasar Global, Mengapa?
-
Zulhas Sebar Hewan Kurban saat Iduladha, dari Jakarta hingga NTT
-
Studi Ungkap Cara Kurangi Konflik Lahan dalam Pengembangan Energi Surya
-
Soal Prabowo ke Prancis Saat Iduladha, Gerindra Sebut Ini Agenda Negara
-
Rano Karno Serahkan Sapi Kurban ke RT Canggih di Gandaria
-
Pramono Wukuf di Arafah, Rano Karno Salat Id di Saf Depan Bersama Warga di Balai Kota