Suara.com - Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan sepakat untuk tidak mendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) apabila tetap nekat maju melalui jalur independen di Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017.
Demikian dikatakan Anggota DPRD DKI Jakarta dari fraksi PKB Abdul Aziz setelah pihaknya melakukan komunikasi politik ke Kantor DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, di Tebet, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
"PKB baru minggu lalu melakukan pertemuan dengan PDIP. Intinya sepakat tidak mendukung calon perseorangan atau dari jalur independen," ujar Aziz kepada wartawan melalui pesan singkat, Rabu (15/6/2016).
Ketua Gerakan Pemuda Ansor DKI Jakarta ini menerangkan, dalam pertemuan dihadiri Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PKB DKI Jakarta, Hasbiyallah Ilyas, dan diterima oleh Pelaksana Tugas Ketua DPD PDIP DKI Jakarta Bambang DH dan 6 politisi PDIP lainya.
"Pertemuan itu sepakat tidak usung (calon) independen. Dari PKB yang hadir semua anggota dewan dan pengurus DPW termasuk ketua DPW PKB DKI Hasbiallah Ilyas," katanya.
Aziz menerangkan dalam pertemuan belum bicara ke arah koalisi maupun siapa yang akan dijagokan keduannya. PKB dan PDIP, menurut Aziz, masih menyamakan presepsi calon Gubernur DKI Jakarta 2017-2022.
Proses penjaringan bakal calon Gubernur DKI dari PKB sejauh ini sudah melewati tahapan uji kelayakan dan kepatutan.
"Ada beberapa nama yang muncul dari hasil penjaringan itu baik kader internal dan eksternal," kata Aziz. Namun ia belum bersedia menyebut nama-nama itu.
Berita Terkait
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
-
Roasting Ayah Sendiri, Nicholas Sean Anak Ahok Viral Jualan 'Broken Home Cookies'
-
PDIP Tegaskan Kedekatan Megawati-Prabowo Tak Ubah Sikap Tolak Pilkada Tidak Langsung
-
BW Semprot Wacana Pilkada Lewat DPRD: Biaya 37 T Mahal, Makan Gratis 268 T Dianggap Penting
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan