Suara.com - Azmi Ramadan saat ini dirawat secara khusus di kamar lantai 3, instalasi bayi RSCM, Jakarta Pusat. Azmi lahir dengan proses normal di Bidan Rita, Ciracas, Jakarta Timur, namun fisiknya cacat. Mata, hidung, mulut, dan telinga sebelah kanan bayi yang lahir pada Jumat (24/6/2016) sekitar jam 11.11 WIB tersebut sebelah kanan tidak berbentuk normal.
Ayah dari Azmi, Sutarman (36), mengatakan keadaan kesehatan Azmi saat ini baik. Azmi sudah empat hari ini dirawat di sana.
"Alhamdulillah Bayi Azmi sehat kondisi mas, udah keluar dari ruang unit gawat darurat," kata Sutarman kepada Suara.com kediamannya, Jalan Cipinang, Gang Nusa Indah II, RT 3, RW 4, Kelurahan Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (28/6/2016).
Sutarman mengatakan saat ini bayi Azmi berada di ruangan khusus. Tim medis RSCM, katanya, sedang mengusahakan operasi di bagian mulutnya.
"Dokter, bagian mulut diutamakan mas, dibuat cetakan seperti mulut untuk masuk makanan," kata Sutarman.
Tahap berikutnya, kata Sutarman, akan diupayakan pembenahan di bagian kuping dan hidung. Tapi tindakannya akan menunggu kalau kondisinya normal.
"Untuk mata, tim medis bilang masih diusahakan menunggu perkembangan kondisi bayi azmi terus mengusahakan semuanya," ujar Sutarman.
Mengenai biaya rumah sakit, buruh pabrik minuman air mineral tersebut sejauh ini belum mengeluarkan uang.
"Iya, mas sampai saat ini kami belum keluar biaya, masih ditanggung BPJS," ujar Sutarman.
"Bayi Azmi sehat, jadi tidak memerlukan obat, kalau obat khusus kami beli sendiri nanti," Sutarman menambahkan.
Sutarman belum mengetahui secara persis sampai kapan bayinya dirawat di RSCM.
"Kami, serahkan ke tim dokter saja mas, kami orang tidak mampu biaya pasti besar juga, mudah mudahan pemerintah mau membantu terus lewat BPJS mas," ujar Sutarman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?