Suara.com - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna Laoly mengingatkan agar penanganan orang asing yang bermasalah harus tetap mengedepankan cara-cara yang baik.
"Presiden selalu mengingatkan pengawasan orang asing harus mengedepankan cara-cara yang baik," kata Yasonna ketika menghadiri acara buka puasa bersama di Kantor Imigrasi Kota Depok, Selasa.
Ia mengatakan bahwa penegakan hukum memang perlu dilakukan, tetapi tetap dengan wajah yang baik dan mengedepankan sopan santun, jangan ada gertak dan ancam-mengancam.
"Ini perlu kita ingatkan karena dalam penerapannya di lapangan ada petugas yang suka overacting dalam menangani permasalahan orang asing," ujarnya.
Menteri menekankan penanganan orang asing pendekatannya tetap sebagai negara hukum, tetapi dengan wajah yang baik dan sopan.
"Saat ini investasi asing dan turis berlomba untuk kita datangkan, jangan sampai penanganan orang asing yang bermasalah diselesaikan dengan cara yang tidak baik," katanya.
Acara buka puasa bersama di Kantor Imigrasi ini juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna, Dirjen Imigrasi Ronny F Sompie, Kanwil Kemenkumham Jawa Barat Susy Susilati, dan artis sinetron Dude Herlino.
Dalam kesempatan tersebut Menkumham melihat secara langsung bagaimana pelayanan Imigrasi Kota Depok yang disampaikan oleh Kepala Imigarsi Depok, Dudi Iskandar. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Mimpi Bebas Banjir! Akhirnya Pompa Rawa Buaya akan Dibangun Setelah Bertahun-tahun Diabaikan
-
Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai
-
Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas
-
Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek
-
Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian
-
Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi
-
Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi
-
Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'
-
Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan
-
DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian