Suara.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta melalui pansus aset akan menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) soal pembelian lahan seharga Rp648 miliar di Cengkareng Barat, Jakarta Barat. Pembelian ini dilakukan Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta.
"Kita nggak bisa menetapkan benar atau nggak. Kita cuma beri masukan kepada pemerintah daerah untuk memperbaiki. Kita mau bikin pansus," ujar Prasetio usai rapat bersama Forkompimda di Balai kota DKI Jakarta, Rabu (29/6/2016).
Pansus nantinya juga akan memberikan masukan kepada Pemprov DKI agar ke depannya bisa mendata aset-aset dengan baik, agar tidak ada lagi pihak yang mengakui itu miliknya.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta ini juga meminta kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah DKI untuk mendata seluruh aset DKI.
Prasetio bahkan tidak heran kalau ada aset atau tanah yang bersertifikat DKI dibajak oleh orang. Contohnya pada kasus lahan 4,6 hekrare di Cengkareng.
"Dari dulu bermasalah. Ya makanya sistemnya harus diperbaiki. Ya makanya dari dulu juga suka hilang kan (aset DKI)," kata Prasetio.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Menlu: Prabowo Tekankan Jalur Dialog Atasi Konflik Perbatasan Myanmar di KTT ASEAN
-
Ribuan Hektare Sawah Terdampak Bencana Mulai Ditanami Kembali
-
Tragis! ILRC Temukan 20 Kasus Femisida di 2025, Korban Banyak Dibunuh Pasangan
-
Bareskrim Gerebek Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk, 321 WNA Ditangkap
-
Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo, Sapa Warga dari Atas Maung
-
Mau Penghasilan Pencari Ikan Meningkat, Prabowo Targetkan 1.386 Ribu Kampung Nelayan Tahun Ini
-
Bakar Semangat Mahasiswa UI, Afi Kalla: Industri Besar Mulai dari Garasi
-
Markas Judi Online Lintas Negara di Hayam Wuruk Digerebek, Polisi Sita Banyak Barang Bukti
-
Prabowo Tiba di Gorontalo, Langsung Tinjau Kampung Nelayan Leato Selatan
-
ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga