Suara.com - Presiden Joko Widodo membagikan sembako kepada warga di beberapa tempat di Kota Seorang, Banten, Kamis (30/6/2016). Lokasi pertama yang dikunjungi Presiden ialah Kampung Kebanyakan, RT 1, RW 2, Kelurahan Sukawana, Kecamatan Serang Kota.
Tiba di lokasi, Jokowi disambut warga yang sejak lama menunggu. Jokowi langsung membagikan paket sembako yang jumlahnya sudah mencapai seribu paket.
Usai pembagian paket sembako, Jokowi menyusuri gang kecil di pemukiman warga. Sepanjang jalan, Jokowi menyapa warga. Dia menuju ke Masjid Baitul Muttaqin.
Jokowi salat Dzuhur di sana. Jokowi menjadi imamnya.
Dari lokasi tersebut, Jokowi dan rombongan melanjutkan perjalanan ke Kampung Priyai, RT 1, RW 1, Kelurahan Masjid Priyai, Kecamatan Kasemen.
Presiden juga membagikan paket sembako kepada para manula. Pembagian sembako diiringi dengan salawat dari para penerima berlangsung di depan Masjid Priyayi.
Selanjutnya, Jokowi melanjutkan kunjungan ke Kampung Sempu, RT 4, RW 16, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang. Di lokasi ini, dia membagikan sembako lagi.
Jokowi menghampiri warga dan menyerahkan paket. Setelah bersalaman, Jokowi memenuhi permintaan rakyatnya untuk foto bersama.
Dalam kunjungan kerja, Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Gubernur Banten Rano Karno.
Setelah pembagian paket sembako, Presiden kembali ke Istana Negara, Jakarta.
Tetapi di tengah perjalanan, Presiden kembali meminta rombongan berhenti. Dia membagi-bagikan sembako kepada tukang becak yang ditemuinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial
-
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN
-
Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor
-
Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz