Suara.com - Kepala Detasemen Pengawalan PJR Korlantas Polri Kombes Raden Heru Prakoso mengimbau pemudik bermobil yang melewati jalan tol menyiapkan bekal makanan dan minuman maupun bahan bakar yang cukup guna mengantisipasi penuhnya tempat peristirahatan.
Dalam konferensi pers bersama persiapan mudik di Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Jumat, Heru mengatakan berdasarkan pengalaman sebelumnya, "rest area" KM 19 Tol Jakarta-Cikampek menjadi salah satu tempat penyebab kemacetan.
Kapasitas lahan parkir tak mampu menampung jumlah kendaraan para pemudik yang beristirahat di tempat itu sehingga banyak pemilik mobil yang memarkir kendaraannya di bahu jalan tol.
Untuk mengantisipasi hal itu, menurut dia, bila nantinya "rest area" penuh maka akan ditutup dan mobil diarahkan untuk melanjutkan perjalanan.
Oleh sebab itu, ia mengimbau para pemudik menyiapkan bekal makanan dan minuman yang cukup sehingga bila tidak dapat masuk ke "rest area" untuk makan dan minum masih dapat meneruskan perjalanan.
Ia juga mengatakan telah menyiapkan skenario agar kendaraan tidak berlama-lama di "rest area" sehingga terjadi sirkulasi kendaraan yang lebih lancar. Salah satunya dengan memberikan pengumuman untuk tidak berlama-lama di "rest area".
Ia mengatakan, untuk jalan tol, pihaknya telah menyiapkan sejumlah skenario untuk mengantisipasi kemacetan yang parah, di antaranya memberlakukan sistem contraflow kalau terjadi kemacetan.
Bila kemacetan di tol sangat parah maka akan dialihkan ke jalur alternatif jalan biasa. Bila masih sangat padat maka melakukan kebijakan tutup pintu tol. (Antara)
Berita Terkait
-
Cerita dari Dapur Kayu Bakar: Tradisi Memotong Ayam dan Doa Opung untuk Cucu Merantau
-
Klaim Pemerintah Strategi One Way Berhasil Tekan Kepadatan Kendaran saat Mudik
-
Pemudik Naik Kendaraan Pribadi Berkurang, Kecelakaan Mudik 2026 Turun 6,3 Persen
-
Realisasi Mudik Lebaran 2026 Tembus 147 Juta Orang, Lampaui Target Pemerintah
-
DPR Apresiasi Penyelenggaraan Mudik 2026 yang Lebih Baik dari Tahun Sebelumnya
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat