Presiden Joko Widodo (Jokowi) direncanakan melantikn Kapolri baru Komjen Pol Tito Karnavian menggantikan Jenderal Pol Badrodin Haiti pada Rabu (13/7/2016) di Jakarta.
"Pelantikan Kapolri baru direncanakan Rabu siang sekitar pukul 13.30 WIB," kata Mensesneg Pratikno usai halalbihalal dengan Presiden Jokowi di Istana Negara Jakarta, Senin (11/7/2016).
Sebelumnya DPR menyetujui penetapan Komjen Pol Tito Karnavian menjadai Kapolri setelah melalui uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI. Persetujuan DPR diputuskan dalam rapat paripurna DPR pada Senin (27/6).
Anggota Komisi III DPR dari Partai Nasdem, Taufiqulhadi, mengatakan Tito dipilih karena memiliki kombinasi pengalaman lapangan dan kapasitas intelektual yang tinggi.
Dua hal itu, menurut Taufiqulhadi, membuat Tito mampu menangani kejahatan gaya baru.
"Kejahatan di masa yang akan datang itu ialah kejahatan yang tak bisa dibayangkan lagi, tak bisa dibandingkan dengan kejahatan yang terjadi 10-20 tahun lalu. Kejahatan sekarang ini sudah menggunakan teknologi cyber, lintas negara, dan terbalut dengan cara yang sangat halus.
"Diperlukan kepala kepolisian yang memiliki kemampuan membaca semua itu, setelah kejahatan terjadi ataupun sebelum terjadi. Tito Karnavian sangat tepat di posisi tersebut," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara