Pasca Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriah, terlihat di bagian bawah jembatan layang (fly over) Stasiun Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, sepi dari pemulung bergerobak. Bahkan tak satupun manusia gerobak berada di bawah fly over Stasiun Gondangdia tersebut.
Salah satu warga bernama Andri (37) mengatakan bahwa manusia gerobak yang biasannya banyak dibawah fly over Stadiun Gondangdia sudah tidak ada sejak lama.
"Sudah ga ada mas, bersih sekarang. Paling untuk jualan warung kopi aja. Kalau pemulung ga, ada,"kata Andri di temui suara.com di Gondangdia,Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/7/2016).
Andri menambahkan bahwa para manusia gerobak tersebut masih ada. Tetapi kini sudah tidak lagi tinggal dibawah fly over Stasiun Gondangdia.
"Ada, sih mas tapi ga begitu banyak satu atau dua, tapi ya lewat aja ga ada yang tinggal di sini lagi,"Ujar Andri.
Selain itu, warga Bernama Fadilla (42) mengatakan untuk pemulung bergerobak sudah tidak ada. Menurutnya patroli Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sering melakukan patroli di bawah fly over Stasiun Gondangdia.
" ya, udah ga ada mas mau diusir satpol pp, sering patroli soalnya,"kata fadilla.
Bagi Fadilla, saat ini bagian bawah fly over Stasiun Gondangdia hanya dipakai sebagian buat berjualan warung kopi dan makanan ringan.
"Ya, warung kecil kecil aja jualan, buat para karyawan kantor makan, penulung sudah lama ga ada mas,"ujar Fadilla.
Pantauan suara.com menyusuri fly over Stadiun Gondangdia , kondisinya bersih dana dan sama sekali tidak ada gerobak atau pemulung yang tinggal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Polri Lakukan Mutasi Besar-besaran, 108 Pati dan Pamen Alami Rotasi Jabatan
-
Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir
-
NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk
-
Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto
-
Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan