Suara.com - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) terus melanjutkan sistem pembayaran terintegrasi untuk jalan tol Trans Jawa. Kepala BPJT Herry Trisaputra Zuna menyebutkan sistem ini dilakukan untuk mengurangi transaksi pengemudi di gerbang tol yang diindikasikan menjadi penyebab kemacetan.
Dikatakan Herry, dalam waktu dekat sistem pembayaran terintegrasi juga akan diterapkan pada Gerbang Tol (GT) Karang Tengah, Tangerang. GT tersebut merupakan GT utama untuk ruas jalan tol Jakarta-Tangerang dengan panjang 98 Km. Tol tersebut menghubungkan antara lain GT Kebon Jeruk, Kembangan, Kunciran, Tangerang, Karawaci dan Bitung.
“Bisa saja, pengemudi menuju kea rah Karawaci, sehingga seharusnya tidak perlu bertransaksi di GT Karang Tengah,” ungkap Herry kepada wartawan, Senin (11/7/2016).
Seperti diketahui, bulan lalu telah diberlakukan integrasi sistem pembayaran jalan tol pada dua cluster yakni jalan tol Jakarta-Cikampek (Jasa Marga), jalan tol Cipularang (Jasa Marga), jalan tol Padaleunyi (Jasa Marga) serta jalan tol Cikopo-Palimanan (Lintas Marga Sedaya). Sementara cluster kedua adalah jalan tol Palimanan-Kanci (Jasa Marga), jalan tol Kanci-Pejagan (Semesta Marga Raya) serta jalan tol Pejagan-Pemalang (Pejagan Pemalang Toll Road)
Lebih lanjut Herry mengatakan, dalam dua tahun mendatang diharapkan tidak ada transaksi tunai di GT. Untuk itu BPJT terus berkoordinasi dengan perbankan guna mengintegrasikan system pembayaran.
“Golnya pembayaran itu nantinya adalah multi bank. Siapapun bank bisa masuk berpartisipasi untuk pembayaran jalan tol. Itu rencana besar kita,” lanjutnya.
Integrasi tersebut dinilai hal yang harus dilakukan. Jika ada bank yang menolak membuka sistemnya terkait pembayaran jalan tol, maka bank yang bersangkutan bisa diputus kerja sama usahanya. Jika bank terkait menuntut karena diputus kerjasamanya karena menilai sudah melakukan investasi terhadap sistem ini, maka tinggal dikembalikan saja berapa nilai investasi yang telah dikeluarkan.
“ Yang penting pelayanan ke masyarakat tidak terganggu,” tegasnya.
Sekarang sudah ada lima bank yang kartunya dapat digunakan untuk pembayaran jalan tol. Kelima bank tersebut adalah BRI dengan kartu Brizzi, Bank Mandiri dengan E-Money, BNI dengan Tapcash, BTN dengan Blink serta BCA denga Flazz.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol