Suara.com - Ayahanda Wayan Mirna Salihin, Darmawan Salihin mengungkapkan dia dan keluarga sudah lama mengendus ada yang aneh pada diri Jessica Kumala Wongso. Jessica merupakan terdakwa kasus pembunuhan Mirna di Kafe Olivier, Jakarta Pusat pada Januari silam.
"Pernah dulu meluk istri saya keras dulu awal-awal (sebelum Mirna tewas). Istri juga bertanya, 'itu temen (Jessica) yang mana ya, nggak pernah kenal, kok meluk gua kenceng amat', curiga deh," kata Darmawan saat bersaksi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (12/7/2016).
Kecurigaan Darmawan tak sampai di situ saja. Mirna kata dia, selalu minta ditemani bila ingin bertemu Jessica. Darmawan menyimpulkan ada yang janggal dari pertemanan sang putri dan Jessica.
"(Kalau ada) Hanie (teman Mirna yang lain) baru pergi Mirnanya, nggak mau (Mirna) kalau ketemuan sendiri sama Jessica, itu kan aneh menurut saya," ujarnya.
Sampai sekarang, Darmawan pun tak habis pikir mengapa Jessica tega menghilangkan nyama Mirna dengan cara diracun. "Karena saya anggap dia (Jessica) temen (Mirna)," ucapnya.
Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum telah mendakwa Jessica dengan pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana. Di dalam dakwaannya, jaksa menyebut Jessica membunuh korban dengan cara memasukkan racun ke dalam minuman kopi Mirna lantaran sakit hati.
Sidang terus dilanjutkan setelah majelis hakim menolak nota keberatan atau eksepsi yang diajukan kuasa hukum Jessica. Hakim menilai surat dakwaan jaksa telah memenuhi syarat formal dan materil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan