Suara.com - Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Charles Honoris, menilai Sutiyoso belum mencatat prestasi luar biasa selama menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).
"Menurut saya, sampai saat ini belum ada prestasi yang luar biasa dari pak Sutiyoso sebagai Kepala BIN," kata Charles, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/7/2016).
Charles juga mengaitkan pengangkatan mantan Kepala BNN Gories Mere sebagai staf khusus bidang intelijen dengan kepuasan Presiden Joko Widodo dengan kinerja BIN selama ini.
"Kalau kita lihat, sampai kemarin Presiden mengangkat seorang Gories Mere sebagai staf ahli bidang intelijen, mungkin karena apakah tidak puas dengan kinerja BIN, kita tidak tahu tapi bisa saja diartikan seperti itu," tutur Charles.
Mungkin, tambahnya, ini sinyal karena Presiden tidak puas terhadap kinerja Kepala BIN.
Sebab itu, Charles mendukung jika Presiden Joko Widodo mengangkat Komisaris Jenderal Budi Gunawan sebagai Kepala BIN menggantikan Sutiyoso. Katanya, sosok BG bisa membawa sinergitas antara BIN dengan Polri.
"Kalau menurut saya, adanya jika pak BG menjadi Kepala BIN, nanti tentunya bisa bekerja sama dengan baik dengan Polri. Jadi ego sektoral itu sudah tidak lagi jadi masalah," tutur Charles.
Berita Terkait
-
Sutiyoso Dorong Penertiban Tiang Monorel Senayan, DPRD Buka Opsi Alih Fungsi
-
Mengapa Proyek Monorel Jakarta Gagal Terbangun?
-
Tiang Monorel Kuningan Akhirnya Dibongkar, Sutiyoso: Semoga Nggak Sakit Mata Lagi Kalau Lewat Sini
-
Senyum Sumringah Pramono Kala Tiang Monorel Mangkrak di Kuningan Mulai Dibongkar
-
Beda dari Anak Politisi Lain, Renny Sutiyoso Dicoret Ayah Sendiri saat Mau Nyaleg
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau
-
Cerita ASN Terobos Api Lewat Tangga Darurat Saat Kebakaran Gedung Kemendagri
-
Luncurkan Buku, Sekjen Golkar Sarmuji Tegaskan Politik Harus Menolong Rakyat
-
Apa Isi Piagam ASEAN? Disinggung China Terkait Izin Terbang Militer AS di Wilayah Indonesia
-
16 Mahasiswa IPB Diskors Usai Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual
-
Legislator DKI Hardiyanto Kenneth Endus Praktik 'Parkir Gelap' di Mal Jakarta
-
Natalius Pigai Desak Pelaku Penembakan 15 Warga Papua Menyerah: Jangan Sembunyi!
-
Berlangsung Masif dan Meluas, Komnas HAM Belum Temukan Dalang Kerusuhan Demo Agustus 2025
-
Nus Kei Dibunuh karena Dendam Lama, Dua Pelaku Terancam Hukuman Mati
-
Bareskrim Siap Miskinkan Mafia Haji dan Umrah, Aset Disita Pakai Pasal TPPU