Suara.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) memutar rekaman kamera pengintai atau CCTV yang berisi pertemuan antara terdakwa Jessica Kumala Wongso, Wayan Mirna Salihin dan Boon Juwita alias Hanie di Kafe Olivier, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (6/1/2016).
Isi rekaman CCTV memperlihatkan, ketika Mirna dan Hanie tiba di Kafe Olivier pada pukul 17.16 WIB. Kedua tampak terlihat hendak memesan kue.
Saat itu, Mirna mengenakan baju berwarna biru tua. Sedangkan Hanie menggunakan baju warna biru muda. Setelah itu, keduanya nampak mendatangi meja nomor 54 yang telah diorder terdakwa Jessica.
Ketika sampai bertemu Jessica, keduanya pun lantas berpelukan sambil bercium pipi secara bergantian. Jessica pun terlihat di kamera CCTV Kafe Oliver mengenakan baju berwarna cokelat.
"Di situ Mirna bilang mau duduk di dalam (tengah)," kata Hanie saat bersaksi dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (16/7/2016).
Dalam rekaman tersebut, Mirna terlihat duduk di kursi di bagian kiri. Adapun Jessica terlihat berada dalam posisi berdiri di kanan kursi yang berbentuk letter U.
Menanggapi rekaman CCTV, JPU lantas mencecar Hanie soal posisi Jessica berdiri. Pasalnya, JPU curiga dengan keberadaan Jessica yang terlihat mengarahkan Mirna untuk duduk bagian kiri kursi sehingga bisa langsung sejajar berhadapan dengan Es Kopi Vietnam yang sebelumnya telah dipesan Jessica.
Menanggapi pertanyaan Jaksa, Hanie mengaku, tidak tahu alasan Jessica berposisi berdiri.
"Mungkin Jessica berdiri di sana," kata Hanie.
Dari pantuan Suara.com, saat JPU memutarkan rekaman CCTV, sejumlah pengunjung sidang nampak sangat antusias salah satu televisi yang memutar rekaman tersebut. Bahkan, saudari kembar Mirna, Sendy Salihin, mendadak menangis saat melihat Mirna yang saat itu masih hidup.
Berita Terkait
-
Ditanya Terus soal Kopi Sianida, Jessica Wongso Kena Mental dan Tutup Akun
-
PK Jessica Wongso Ditolak Lagi! Babak Akhir Kasus Kopi Sianida?
-
Drama Kasus Kopi Sianida: PN Jakpus Kembali Tolak Mentah-mentah PK Jessica Kumala Wongso
-
Jessica Wongso di Media Australia, Wawancara Kontroversial Picu Kemarahan Masyarakat
-
MA Proses PK Jessica Wongso dalam Kasus Kopi Sianida Mirna
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan
-
Duka Masyarakat Adat di DPR: Tanah Warisan Leluhur Hilang, Anak Buta Huruf karena HGU
-
Pengamat Sentil Pemerintah: Perbesar Telinga untuk Dengar Suara Rakyat!
-
Nama Dedi Congor Muncul di Sidang, KPK Telusuri Aliran Dana Rp30 Miliar dari Bos Blueray Cargo
-
Satu Suara dengan Megawati, GNB Singgung Keresahan Sama Soal Kondisi Bangsa
-
Keir Starmer Mundur, Andy Burnham Calon Kuat Perdana Menteri Inggris Baru
-
Anak Kritik Ada Ulat di Sayur! Emak-emak Ini Tetap Dukung MBG Demi Hemat Uang Jajan
-
Biodiesel B50 Segera Diterapkan, Pakar Ungkap Efeknya di Mobil Tua
-
4 Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Banding, Amnesty Khawatir Barang Bukti Dimusnahkan