Suara.com - Tak hanya memutar rekaman kamera pengintai atau CCTV Kafe Olivier di sidang kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jaksa Penuntut Umum (JPU) juga menunjukkan sisa minuman Es Kopi Vietnam disimpan dalam dua botol.
Di dalam sidang, JPU juga memperlihatkan dua botol tersebut kepada terdakwa Jessica Kumala Wongso dan Hanie yang menjadi saksi kunci kasus tersebut.
Saat JPU membuka botol yang berisi sisa Es Kopi Vietnam tersebut, nampak terlihat ada suara letupan kecil yang keluar saat botol tersebut dibuka. Adanya suara yang terdengar dari reaksi kimia ketika JPU membuka botol, sampai membuat satu hakim anggota kaget.
"Majelis hakim, saya minta juga panitera agar mencatat reaksi dari botol tersebut," kata Jaksa Ardito, dalam sidang di PN Jakpus Rabu (13/7/2016).
Menurut pantuan Suara.com, saat diperlihatkan dua botol tersebut, Jessica nampak didampingi Otto Hasibuan selaku Ketua Tim Kuasa Hukum. JPU juga meminta Hanie dan Jessica mencium aroma dari sisa es Kopi Mirna.
Dalam kesaksiannya, Hanie mengaku, rasa dari kopi yang diminum Mirna aneh. Hal itu diketahui saat dirinya diminta Mirna mencicipi kopi tersebut. Bahkan, Hanie mengaku jika warna dari minuman kopi tersebut juga tidak lazim.
"Iya warnanya agak kekuning-kuningan," kata Hanie.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Abbas Araghchi Jumpa Putin, Rusia Buka Peluang Jadi Mediator Iran-AS
-
Bahrain Cabut Kewarganegaraan 69 Orang karena Dukung Iran
-
Kecelakaan KRL Bekasi, Media Asing Sorot RI Banyak Pakai Armada Transportasi Umum Kurang Terawat
-
KAI Pastikan Tanggung Biaya Pengobatan hingga Pemakaman Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
-
Blokade AS di Selat Hormuz, Jutaan Nyawa di Afrika dan Asia Terancam Kelaparan
-
Tabrakan Maut Bekasi Timur Disorot MTI: Efek Domino hingga Dugaan Kelalaian Masinis
-
Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Datangi RSUD Pagi Ini
-
Pojokkan AS, Iran Tawarkan Barter Selat Hormuz demi Akhiri Perang
-
Kasus Andrie Yunus Disebut Terorisme Negara, Rakyat Tolak 'Sandiwara' Peradilan Militer
-
Dirut KAI Pastikan Tak Ada Pegawai Jadi Korban dalam Tabrakan Kereta di Bekasi Timur