Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Eriko Sotarduga mengungkap kebiasaan Presiden Joko Widodo sebelum melakukan kocok ulang kabinet, yakni mengumpulkan elit partai koalisi.
"Kebiasaanya ada pertemuan untuk komunikasi adanya pergantian (kabinet). Itu terjadi pada reshuffle jilid pertama," kata Eriko di DPR, Kamis (14/7/2016).
Menurut Eriko, ada forum khusus yang berisikan partai pendukung pemerintah. Hingga sekarang, lanjut dia, dalam forum tersebut masih belum mendiskusikan soal reshuffle
"Biasanya ada pertemuan sebelum reshuffle, sampai sekarang belum ada," kata dia.
Sebelumnya, sejumlah Ketua Umum Partai Politik mendatangi Istana. Menurut Eriko, di sana tidak ada perbincangan khusus menyoal reshuffle. Laporan yang dia terima, kunjungan para Ketua Umum Partai Politik itu hanya sebuah bentuk prosesi halal bi halal setelah Lebaran.
"(Ketua Umum ke Istana) ya sekedar silaturahim. Tidak ada pembicaraan reshuffle secara resmi," pungkas Eriko.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer
-
Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban
-
FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal
-
Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember
-
Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat
-
Beathor: Rismon Sianipar Kini 'Minta Dirangkul' dalam Polemik Ijazah Joko Widodo
-
Here We Go! Rusia Disebut Bantu Iran Lacak Posisi Strategis Pasukan AS
-
DPR Dorong Anggota TNI Pelaku Teror Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum Pakai KUHAP Baru