Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Eriko Sotarduga mengungkap kebiasaan Presiden Joko Widodo sebelum melakukan kocok ulang kabinet, yakni mengumpulkan elit partai koalisi.
"Kebiasaanya ada pertemuan untuk komunikasi adanya pergantian (kabinet). Itu terjadi pada reshuffle jilid pertama," kata Eriko di DPR, Kamis (14/7/2016).
Menurut Eriko, ada forum khusus yang berisikan partai pendukung pemerintah. Hingga sekarang, lanjut dia, dalam forum tersebut masih belum mendiskusikan soal reshuffle
"Biasanya ada pertemuan sebelum reshuffle, sampai sekarang belum ada," kata dia.
Sebelumnya, sejumlah Ketua Umum Partai Politik mendatangi Istana. Menurut Eriko, di sana tidak ada perbincangan khusus menyoal reshuffle. Laporan yang dia terima, kunjungan para Ketua Umum Partai Politik itu hanya sebuah bentuk prosesi halal bi halal setelah Lebaran.
"(Ketua Umum ke Istana) ya sekedar silaturahim. Tidak ada pembicaraan reshuffle secara resmi," pungkas Eriko.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu