Suara.com - Meski Lebaran sudah lewat enam hari, namun jalur pantai utara Kota Pekalongan, Jawa Tengah, masih dipadati kendaraan arus balik, Kamis (14/7/2016).
Berdasar pantauan, arus lalu lintas kendaraan tampak tersendat di sejumlah titik rawan macet, seperti depan swalayan Ramayana, perempatan Grogolan hingga Jalan Sudirman, Ponolawen, dan Jalan Sriwijaya.
Tersendatnya arus lalu lintas ini juga dipicu dengan banyak pengendara sepeda motor lokal yang merusak tali bamboo cone yang terpasang di Jalan Sudirman untuk memotong arah jalan.
Hingga Kamis (14/7/2016), Polresta Pekalongan juga masih memberlakukan tiga jalur dari arah timur (Semarang) menuju barat (Jakarta) sebagai upaya memperlancar arus balik Lebaran.
Pengendara sepeda motor, Kustoyo mengatakan dirinya terpaksa memotong arah jalan pada tempat tali bamboo cone yang sudah terputus.
"Sebagian besar pengendara sepeda motor lokal memotong jarak tempuh agar cepat sampai ke tempat tujuan karena dari sepanjang dekat grosir Setono hingga Jalan Sudirman Ponolawen terpasang tali bambo cone," katanya.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Pekalongan AKP Alan Haikal mengatakan selama dua hari terakhir ini arus balik sudah mendekati normal.
"Arus balik Lebaran baik yang menggunakan sepeda motor maupun mobil pribadi terpantau lancar dan aman," tutupnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Pelemparan Bom Molotov di Koja Terekam CCTV, Diduga Dilakukan 4 Orang
-
Tak Bisa Sembunyi! Polda Jabar Gandeng Meta Lacak Jejak Taufik Penyiksa Kekasih di Rancaekek
-
Bukan di Jalanan! Pengamat Sebut Pengerahan Siswa Batam Dukung MBG Justru Rusak Citra Program
-
Nadiem Sebut Pengadaan Chromebook Darurat Gegara Covid-19: Guru Teriak Minta Laptop
-
Sepakat! Selat Hormuz Dikelola Iran, Bentuk Jalur Komunikasi Darurat dengan AS
-
Mimpi Bebas Banjir! Akhirnya Pompa Rawa Buaya akan Dibangun Setelah Bertahun-tahun Diabaikan
-
Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai
-
Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas
-
Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek
-
Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian