Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Willgo Zainar meminta Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian memberi perhatian kejahatan keuangan yang semakin canggih dan berkembang.
"Harapan kami, kejahatan di bidang keuangan ini bisa lebih menjadi fokus karena terasa betul kerugian materiil dan bahkan mental masyarakat yang menjadi korbannya," kata Willgo Zainar ketika dihubungi di Mataram, Jumat (15/7/2016).
Menurut Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerindra Nusa Tenggara Barat ini, semua pihak menaruh harapan besar terhadap Kapolri yang baru, tidak terkecuali Komisi XI DPR RI yang membidangi masalah industri jasa keuangan.
Di bawah pimpinan Jenderal Pol Tito Karnavian, kata Willgo, sumber daya Polri harus lebih kompeten dan profesional dalam menangani tindak kejahatan ekonomi yang sangat marak dan semakin canggih modusnya, bahkan bisa jadi jejaring nasional dan internasional.
Polri juga harus selangkah lebih canggih dalam pencegahan dan penindakan terhadap modus kejahatan ekonomi, keuangan dan perbankan serta investasi bodong atau apa pun bentuknya yang saat ini berkembang di Indonesia, katanya.
"Saya kira tentu semua harus ditingkatkan, walaupun mungkin saat ini sudah cukup baik, karena memang kejahatan itu selalu memiliki trik dan modus yang selalu ter-'update' seiring kemajuan teknologi dan informatika," ujar anggota Badan Anggaran DPR RI ini.
Tito Karnavian, kata dia, juga harus konsentrasi pada tindak pidana pencucian uang hasil kejahatan, baik korupsi, hasil penjualan narkotika dan obat-obatan terlarang serta tindak pidana umum lainnya.
Upaya untuk mencegah dan menindak TPPU tentu tidak bisa dilakukan oleh Polri sendiri, tapi harus menggandeng aparat penegak hukum lainnya, termasuk Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
"Tindak kejahatan di bidang keuangan ini harus menjadi perhatian Polri karena tidak menutup kemungkinan juga bisa mengarah ke terorisme," kata Willgo. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard