Suara.com - Pesawat tempur koalisi pimpinan Arab Saudi menyerang tempat persembunyian cabang Al Qaeda di Provinsi Abyan, Yaman Selatan, Sabtu (23/7/2016). Hal itu diungkap oleh warga setempat kepada Xinhua.
Masih kata warga Abyan, serangan dilakukan dengan beberapa rudal setelah pesawat terbang beberapa jam di atas wilayah tersebut.
Mereka mengatakan suara ledakan keras terdengar di Ibu Kota Provinsi Abyan, Zinjibar, yang dikuasai oleh sejumlah anggota Al Qaeda.
Satu sumber Komando Militer Regional Keempat mengkonfirmasi kepada Xinhua bahwa "serangan udara tersebut berhasil mengenai lokasi pelatihan Al-Qaida di Abyan dan menewaskan banyak pelaku teror".
Dia menambahkan persiapan besar militer Yaman-Arab Saudi berlangsung untuk melancarkan serangan baru anti-teror guna menghapuskan anggota Al-Qaida dari Provinsi Abyan selama beberapa hari ke depan, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu malam.
Pasukan keamanan Yaman yang baru dilatih oleh koalisi Arab pimpinan Arab Saudi melancarkan serangan anti-teror dan mengusir anggota Al Qaeda ke luar beberapa kota di Yaman Selatan, yang dikuasai pemerintah dukungan Teluk selama beberapa bulan terakhir.
Tentara dan anggota milisi suku pro-pemerintah, yang dikenal dengan naman Perlawanan Selatan, yang didukung oleh kendaraan lapis baja militer Uni Emirat Arab merebut kembali banyak instalasi pemerintah dari anggota Al-Qaida di Provinsi Aden, Lahj dan Hadhramauth.
Yaman, salah satu negara Arab, telah dirongrong oleh salah satu kelompok gerilywan paling aktif di Timur Tengah, Al-Qaida.
AQAP, yang di Yaman juga dikenal dengan nama Ansar Ash-Sharia, muncul pada Januari 2009.
Kelompok tersebut memanfaatkan kevakuman keamanan saat ini dan perang saudara yang berkecamuk untuk memperluas pengaruhnya serta merebut lebih banyak wilayah di bagian selatan Yaman.
Keamanan di Yaman telah memburuk sejak Maret 2015, ketika perang meletus antara kelompok Syiah Al-Houthi, yang didukung oleh mantan presiden Ali Abdullah Saleh, dan pemerintah Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi dukungan koalisi Arab pimpinan Arab Saudi.
Lebih dari 6.400 orang telah tewas dalam pertempuran darat dan serangan udara sejak saat itu, separuh dari mereka adalah warga sipil. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!
-
Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai