Presiden Joko Widodo memberikan pidato dalam acara Silahturahmi Nasional yang digelar para relawan yang mendukungnya di Pilpres tahun 2014 lalu
Dalam pidatonya, Jokowi sempat bercerita saat dirinya menjabat Gubernur DKI Jakarta. Ketika baru beberapa bulan memimpin Jakarta, dirinya langsung mendapatkan tantangan saat tanggul di Jalan Latuharhari jebol dan menyebabkan banjir di sejumlah daerah di Jakarta.
"Tadi saya lihat, perjalanan, mulai dari gubernur, saya ingat saat itu saya baru 2,5 bulan jadi gubernur, tanggul Latuharhari bobol. Thamrin semua terkena luapan air. Itu awal yang saya ingat," kata Jokowi dalam pidato di acara Silatnas yang digelar relawan pendukung di Wisma Serbaguna, Jalan Manilla Pintu 1 Gelora Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (24/7/2016) malam.
Disela pidatonya, Jokowi juga sempat menghibur para relawan dengan sebuah lelucon yang membuat seluruh relawan pendukung tertawa. Usai menyimak sebuah video yang diputar soal rekam jejaknya ketika menjabat Gubernur Jakarta hingga menjadi Presiden. Menurutnya, bobot badannya yang diperlihatkan di dalam vidoe yang diputar tetap masih sama, tidak ada yang berubah.
"Saya kurus sekali, sekarang juga kurus. Kalau keliahatan makin gede, itu bajunya yang saya gedein," candanya.
Menginjak masa jabatan presiden di tahun kedua ini, Jokowi mengaku adanya tekanan ekonomi global yang juga dirasakan Indonesia. Menurutnya, seluruh negara di dunia juga mengalami krisis ekonomi.
"Hampir dua tahun, saya jadi Presiden, dan pada saat yang sama, rasakan, semua negara alami tekanan ekonomi global. Ada yang bisa bertahan, ada yang tidak, ada negara yang gagal, ada minus 3, minus 7, ada yang jatuh 1 persen. Tekanan ekonomi yang kita alami, hampir dialami semua negara, tidak ada yang bisa lolos dari tekanan itu," katanya.
Jokowi memastikan jika Indonesia bisa melewati krisis global. Kendati Indonesia masih diposisi aman terhadap tekanan ekonomi, Jokowi berharap pemerintah bisa terus menggenjot pemasukan negara agar ekonomi masyarakat bisa kembali normal.
"Tapi, alhamdulillah, kita masih bisa bertahan pada angka 5 dan 5 sedikit, dan Insya Allah tahun ini, semester ini semoga kita doa bersama agar ekonomi kita titik baliknya sekarang, untuk naik kembali, sedikit demi sedikit. Dan pada saat kesempatan itu ada, artinya saat ekonomi membaik," kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Desain Estetik tapi Bikin Gerah, Pramono Janji Benahi Halte Rasuna Said
-
InJourney Semarakkan ASTINDO Travel Fair 2026 dengan Deretan Promo Eksklusif
-
Warna Earth Tone untuk Rumah Bawa Keberuntungan, Ini Cara Menerapkannya sesuai Feng Shui
-
Review Film A New Dawn: Potret Puitis Perubahan Zaman dan Kenangan Manusia
-
Indonesia Tak Baik-baik Saja, Guru Besar UGM Soroti Ketimpangan dan Dominasi Oligarki
-
Nonton Film di Rumah Makin Sinematik, Teknologi LG Tampilkan Gambar Sesuai Visi Kreator
-
42 Amplop Muncul Saat Pencairan Dana BOS di Lubuk Linggau, 3 Pegawai Dibebastugaskan
-
Jelang Muktamar Ke-35, KH Miftachul Ahyar Tinjau Kesiapan di Tambakberas
-
Bagaimana Cara Kerja Magnet dan Sifat-sifatnya? Ini Penjelasannya
-
Hadapi Badai Efisiensi, Local Media Community Makassar Dorong Diversifikasi Bisnis