Suara.com - Anggota Polda Metro Jaya membekuk empat perampok PT. Ayudi Persada pada Senin (25/7/2016) dini hari. Kejadiannya berlangsung pada Kamis (7/7/2016) lalu.
"Mereka baru kami tangkap, diduga mereka berjumlah enam orang yang melakukan pengeroyokan, penjaga kantor (PT.Ayudi Persada) dan kemudian mengikat korban serta melakban mulut korban," kata Kepala Bidang Hubungan masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono kepada wartawan.
Sebelum menggasak uang perusahaan yang berlokasi di Jalan Raya Lenteng Agung, Kelurahan Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan, sebesar Rp90 juta dan uang petugas sebesar Rp10 juta, perampok menyekap salah satu petugas keamanan, anggota Koramil Jagakarasa Pelda IW.
Keempat perampok belakangan diketahui berinisial AM alias Doni (46), AFB alias Ari (23), AA (35) warga bekasi, dan W (22) warga Kampung Cidadap, Banten.
Mereka ditangkap aparat kepolisian ketika hendak merampok lagi di daerah Bekasi.
"Aparat menangkap di daerah kawasan Tambun, Bekasi saat mereka akan beraksi, satu orang pelaku yang merupakan dalangnya berinisial AM alias Doni mencoba melarikan diri sehingga kami melumpuhkannya dengan cara menembak kaki kirinya," ujar Awi.
Awi mengatakan komplotan perampok tersebut sudah dua kali beraksi di kawasan Jakarta Selatan yakni di PT. Ayudi Persada dan PT. Zetka Group di Jalan Duren Tiga.
Barang bukti yang berhasil diamankan petugas dari aksi di PT. Ayudi, di antaranya satu buah tablet merek Advance Vandroid T-1E, satu buah golok, satu buah linggis, dan dua buah obeng.
Saat ini, mereka ditahan di Polda Metro Jaya.
Tag
Berita Terkait
-
Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?
-
Noel Sebut Menkeu Purbaya Bakal Dinoelkan: 'Ada Bandit Lepas Anjing Liar' karena Ganggu Pesta
-
Berani Angkat Latar Bali, Film Bandit Bakal Bikin Jantung Berdebar di JAFF 2025
-
Berawal dari Jadi Korban Begal, Monji Atmodjo Bongkar Sisi Kelam 'Surga' Bali Lewat Film Bandit
-
Ulasan Novel Bandit-Bandit Berkelas: Nasib Keadilan di Ujung Tanduk!
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi