Suara.com - Kelompok warga yang mendorong Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini maju ke pilkada Jakarta 2017 -- Jacklovers -- aksi di sekitar kawasan patung kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Minggu (31/7/2016). Mereka menegaskan dukungan mereka tidak berhubungan dengan kepentingan partai politik, melainkan murni aspirasi warga Jakarta.
"Tidak berafiliasi ke parpol, nggak ada sama sekali. Kita pure dari masyarakat di Jakarta," kata anggota tim media Jakclovers, Hendi, di kawasan Patung Kuda.
Menurut Hendi, Risma memiliki kapabilitas menjadi pemimpin Jakarta. Risma selama memimpin Surabaya, menurut Hendi, membuktikan mampu mengedepankan moral dan akhlak.
"Nggak juga sih, ini memang gerakan yang dari ke galauan tidak adanya sosok yang mereka inginkan secara moral dan akhlak, dan santun secara berpolitik. Tidak pernah kita menjelek-jelekkan hal lain, kita ini sportif mendukung Bu Risma," kata dia.
Hendi mengklaim ada ribuan anak muda yang bergabung dalam komunitas Jacklovers di Facebook.
Mereka berasal dari berbagai kalangan, mahasiswa, akademisi, bahkan artis.
"Ada beberapa, sebagai ketuanya Bunda Neno Warisman Mantan artis sekarang jadi pendakwah. Ada juga dari dosen UI Aries Munandar. Kalangan muda dari mahasiswa juga banyak," katanya.
Relawan Jacklovers mendeklarasikan diri pada 21 Juli 2016.
"Kita sudah deklarasi dukungan ke Bu Risma di Ampera 21 Juli, kemarin," kata Hendi.
Hari ini, puluhan relawan Jacklovers aksi di tengah pelaksanaan hari bebas kendaraan bermotor di Jakarta Pusat. Mereka menyapu jalanan menggunakan sapu lidi sebagai dukungan simbolis kepada Risma. Mereka juga menyelenggarakan pertunjukan teaterikal dan membagi-bagikan brosur serta pamflet kepada warga.
Berita Terkait
-
Risma Apresiasi Sopir Ambulans dan Relawan Bencana: Bekerja Tanpa Libur, Tanpa Pamrih
-
Eks Mensos Tekankan Pentingnya Kearifan Lokal Hadapi Bencana, Belajar dari Simeulue hingga Sumbar
-
Risma-Gus Hans Resmi Ajukan Gugatan Sengketa Pilkada Jatim ke MK
-
Tri Rismaharini Sebut Akan Tekan Anak Buah Ketika Menerima Penghargaan Agar Tak Puas Diri
-
Pilkada Jatim 2024: Emil Dardak Ungkap Keunggulan Khofifah Dibanding Risma-Luluk
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Ray Rangkuti Khawatir Kemunculan Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Pilpres Mirip SBY 2004
-
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana
-
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
-
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia
-
Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang
-
Kementerian HAM Kenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
-
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU