Suara.com - Calon Gubernur Jawa Timur, Tri Rismaharini rupanya tidak menomorsatukan penghargaan sejak dahulu.
Ia selalu menekankan dan mengutamakan kinerja. Hal ini tidak hanya ditanamkan pada dirinya sendiri, namun juga untuk anak buahnya ketika menjabat sebagai Menteri Sosial.
“Saya selalu memandang kinerja itu bukan dari penghargaan, semakin kamu mendapat penghargaan semakin malah saya tekan,” aku Risma, dikutip dari kanal youtube Abraham Samad, Selasa (26/11/24).
“Karena saya takut mereka sudah puas dengan penghargaan itu,” tambahnya.
Risma mengaku jika dirinya khawatir, dengan adanya penghargaan justru akan membuat stafnya lengah dan lupa dengan kewajibannya.
“Jadi begitu saya mendapat penghargaan ya saya memang ngomong terima kasih waktu di pidato, tapi saat pulang ya tetap saya genjot,” ujarnya.
“Saya takut mereka berpikiran bahwa penghargaan itu adalah pencapaian yang tertinggi,” tambahnya.
Menurut Risma, pencapaian tertinggi justru bukan dengan bukti mendapatkan penghargaan, melainkan melihat rakyat bisa tersenyum bahagia.
“Padahal bukan, pencapaian yang tertinggi itu saat rakyat bisa tersenyum, rakyat bisa Bahagia, mereka hidup dengan baik, Sejahtera, itu adalah pencapaian tertinggi,” ucap Risma.
Baca Juga: Polisi Tegaskan Ivan Sugianto Asli yang Ditangkap: Bukan Stuntman
“Karena kita kan melayani mereka gitu, jadi pencapaiannya tuannya itu puas, itu pencapaian. Kalau tuannya masih sakit ya itu bukan pencapaian,” tambahnya.
Hal ini membuat Risma seringkali tidak begitu memperhatikan penghargaan-penghargaan yang sudah didapat belakangan ini, lantaran tujuan utamanya memang mensejahterakan rakyat.
“Jadi kadang kalau ada yang nanya penghargaan saya sampai lupa harus nyari dulu, karena ya memang tujuannya bukan itu,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kasus Suspek Campak Naik Tajam Awal 2026, Kemenkes Minta Warga Waspada dan Kenali Gejalanya
-
Demo di Mabes Polri! Polisi Minta Mahasiswa Waspada Penunggang Gelap dan Tak Mudah Terprovokasi
-
Vonis 10 Tahun Penjara: Agus Purwono 'Lolos' dari Tuntutan Maksimal Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak
-
Anggota DPR Desak Transparansi Penuh Kasus ABK Terancam Hukuman Mati: Jangan Ada Permainan Aparat!
-
Vonis 15 Tahun Anak Riza Chalid, Hakim Juga Bebankan Uang Pengganti Rp 2,9 Triliun
-
Ada Demo Mahasiswa di Mabes Polri Siang Ini, 3.093 Personel Kepolisian Disiagakan
-
NasDem Usul PT 7 Persen, Demokrat: 4 Persen Saja Sudah Terlalu Tinggi!
-
ShopeeFood Temani Momen Ramadan dengan Diskon Kuliner dan Promo Seru Setiap Hari
-
Dua Wajah THR: Berkah Bagi ASN, 'Penyakit Tahunan' Bagi Buruh Swasta?
-
Anggaran Kaltim Disunat 75 Persen, Gubernur Malah Beli Mobil Dinas Rp 8,5 Miliar, DPR: Tidak Peka!