Suara.com - Kementerian Pariwisata memberikan pelatihan dasar sumber daya manusia kepariwisataan kepada para jurnalis di Jimbaran View Hotel, Bali, pada Rabu (3/8/2016) sampai Jumat (5/8/2016).
Deputi Kelembagaan Kementerian Pariwisata Ahman Sya mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memperdalam pengetahuan kepariwisataan di kalangan pers dan meningkatkan pemberitaan tentang pariwisata sekaligus silaturahmi.
Ahman menambahkan dalam kegiatan tersebut dihadiri sekitar 50 wartawan. Pelatihan akan dibagi menjadi dua, pertama di kelas dan kedua orientasi lapangan.
"Untuk di kelas peserta mendapatkan berbagai materi yang dapat menambah wawasan di bidang pariwisata seperti kebijakan pengembangan SDM kepariwisataan, produk kepariwisataan, sapta pesona, etika profesi, dan sadar wisata, dan komunikasi pelayanan terkait dengan media dan pariwisata, serta peranan jurnalis dalam mendukung citra pariwisata Indonesia," kata Ahman.
"Dengan partisipasi aktif media untuk memberikan kontribusi dalam pemberitaan pariwisata yang baik akan memberikan citra baik pariwisata Indonesia di dunia,"Ahman menambahkan.
Ahman menambahkan dalam orientasi lapangan nanti akan mendatang tempat wisata di Kabupaten Badung, Bali Selatan.
"Ada tiga daerah wisata, Pura Uluwatu, Pantai Pandawa dan Sangeh," ujar Ahman.
Kabupaten Badung dipilih karena memiliki beraneka ragam obyek wisata.
"Obyek wisata Badung, populer hingga ke luar negeri, membuat sebagian besar penduduknya juga bekerja di bidang pariwisata," kata Ahman.
Berita Terkait
-
Jawab Kritik DPR, Menpar Widiyanti Jelaskan Soal Ratusan Penghargaan Pariwisata
-
Kemenpar Klarifikasi Isu Larang Airbnb, Ini Fakta Terkait Penataan OTA di Bali
-
Kemenpar Dukung Pesta Diskon Nasional 2025: Potongan Harga 20-80 Persen!
-
Chef Hotel Turun Gunung! Kemenpar Sekolahkan Kepala Dapur Gizi untuk Program MBG
-
Telkomsel Jaga Bumi Dukung GWB di Tanjung Pinang dan Manado: Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal