Suara.com - Polres Metro Jakarta Selatan meringkus lelaki berinisial FFP. Dia menjadi tertuduh pembunuh Bella Oktaviani (20) di kamar Hotel Sentra Boutique, Cipulir, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Pelaku yang membunuh Bella tak lain adalah teman korban yang baru dikenal melalui media sosial. Setelah mengenal korban, pelaku diduga memang sudah hampir satu bulan intens menjalin komunikasi dengan korban.
Kabarnya, pelaku memang diketahui merupakan pria yang selalu dekat dengan beberapa perempuan. Bahkan, diduga sudah banyak perempuan yang dirayu pelaku
"Kenalnya di sosmed," kata salah satu anggota polisi yang enggan disebutkan identitasnya, Kamis (4/8/2016).
Korban tidak mempunyai hubungan khusus dengan pelaku. Dikatakan jika pertemuan korban dengan pelaku di Hotel Sentra Boutique diduga memang sudah dirancang oleh pelaku.
"Korban kemakan rayuan dari pelaku. Ini pemain pelaku, TKPnya banyak (korbannya sudah banyak)," kata dia
Berdasarkan informasi, polisi meringkus tersangka saat melarikan diri di Stasiun Kereta Api Bekasi, Jawa Barat.
Petugas kepolisian mencurigai pelaku pembunuhan Bella berdasarkan rekaman kamera tersembunyi (CCTV) saat "check in" di hotel pada Senin (1/8/2016) sekitar pukul 23.30 WIB.
Lelaki tersebut meninggalkan kamar hotel pada Selasa (2/8) dinihari sekitar pukul 03.00 WIB setelah diduga menghabisi nyawa Bella.
Korban ditemukan tewas di kamar 301 Hotel Sentra Boutiqe Cipulir Kebayoran Lama Jakarta Selatan pada Selasa (2/8/2016) sekitar pukul 14.00 WIB. Jasad perempuan bertato itu ditemukan tanpa busana namun ditutupi selimut dari bahu hingga bagian bawah di atas tempat tidur.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!