Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengharapkan semua atlet-atlet muda Indonesia menjadikan Olimpiade sebagai target utama dalam karir olahraganya, dan mengikuti jejak para seniornya sudah pernah sukses meraih medali.
"Sebarkan virus positif semangat Olimpade kepada generasi muda agar menjadi atlet yang sukses Olimpiade," kata Menpora di Rio de Janeiro, Brazil, Kamis waktu setempat (Jumat WIB).
Olimpiade, kata Menpora, harus jadi impian para atlet Indonesia sehingga mereka tidak cepat puas jika baru menjadi juara tingkat nasional atau pun regional.
Dengan juara di Olimpiade yang merupakan ajak olahraga paling bergengsi sejagat, maka kebanggaan dan penghargaan pun akan didapat.
"Kami sebagai pihak pemerintah juga siap dengan bonus-bonus besar dan jaminan hari tua bagi atlet peraih medali, karena mereka telah berkorban untuk negara," kata Menpora yang berada di Rio de Janeiro untuk menghadiri pembukaan Olimpiade ke-31 yang dijadwalkan berlangsung Jumat malam waktu setempat.
Bonus, kata Menpora, hanya salah satu faktor untuk memacu semangat atlet agar bisa mencapai prestasi terbaik di Olimpiade.
Sebelumnya Menpora mengumumkan bahwa Kemenpora akan memberi bonus sebesar Rp5 miliar kepada peraih medali emas Olimpiade 2016 ini, sedangkan peraih perak Rp2 miliar dan perunggu Rp1 miliar.
Selain itu akan ada tunjangan hari tua yang akan diterima atlet setiap bulannya, sehingga mereka tetap tenang jika sudah pensiun.
"Menurut saya, bonus Rp5 miliar ini cukup besar, dan baru pertama kali dengan jumlah tersebut. Mudah-mudahan untuk selanjutnya kebijakan bonus ini akan tetap ada atau pun bertambah pada Olimpiade-Olimpiade berikutnya," ujar Menpora.
Selain menghadiri pembukaan Olimpiade ke-31 di Stadion Maracana, Menpora Imam Nahrawi juga akan menyempatkan diri meninjau para atlet dalam kunjungannya selama dua hari di Rio de Janeiro ini.
Menpora juga akan menghadiri pertemuan dengan menteri-menteri olahraga yang hadir di Rio de Janeiro, sebelum melanjutkan kunjungan ke Suriname. (Antara)
Berita Terkait
-
432 Atlet Siap Berangkat, Tim Indonesia Day Bakar Semangat Kontingen Jelang Asian Games 2026
-
Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi
-
Erick Thohir Lantik Sesmenpora dan Deputi Baru, Targetkan Industri Olahraga Indonesia Naik Kelas
-
Korupsi Haji Meluas! Dito Ariotedjo Diperiksa Terkait Sprindik Baru Tersangka Pihak Swasta
-
Erick Thohir Puji IBL, Lima Musim Hadirkan Lima Juara Berbeda
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah
-
Sebut Hotspot Karhutla Kalbar Turun, Raja Juli: Kondisi Kalbar Tidak Sedang Baik-baik Saja
-
Sherina Rasakan Langsung Tantangan Padamkan Karhutla Kalimantan